Berita

Ilustrasi relawan Covid-19/Net

Kesehatan

Gugus Tugas Sebar 30 Ribu Relawan Sesuai 3 Pertimbangan

SELASA, 07 APRIL 2020 | 15:40 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemerintah dipastikan akan melibatkan 30 ribu relawan untuk penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di dalam negeri.

Untuk pola penyebarannya, pemerintah mengandalkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Koodinator Komunikasi Relawan Gugus Tugas Joanes Joko mengatakan, pihaknya sudah siap menyebar 30 ribu relawan tersebut ke seluruh wilayah Indonesia yang membutuhkan bantuan.


Namun teknis penerapannya, BNPB membuat 3 pertimbangan untuk penempatan para relawan ini. Tujuannya, untuk memastikan keselamatan dan kesehatan para relawan tersebut.

"Karena jangan sampai relawan ini, yang punya niat baik justru malah dia merugikan dirinya sendiri, dan merugikan orang lain. Karena situasi hari ini jauh berbeda pada situasi bencana-bencana yang lalu," sebut Joanes Joko di Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (7/4).

Lebih lanjut, Joanes Joko merinci tiga pertimbangan penempatan relawan Covid-19 ini. Pertama, kesesuaian bidang yang digeluti relawan dengan tugasnya di lapangan. Kedua, kriteria relawan yang dibutuhkan daerah, serta ketiga menyiapkan protokol kerja bagi para relawan.

Dengan tiga pertimbangan tersebut, gugus tugas memastikan bahwa keselamatan dan kesehatan relawan dalam bekerja akan dilakukan dengan baik.

"Jadi ada tiga pertimbangan dalam kita menempatkan teman-teman relawan non medis ini. Karena kita tidak pernah tahu, siapa yang sudah terpapar atau yang belum, tapi kemudian itu akan merugikan dirinya sendiri," pungkasnya. 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya