Berita

APD di Puskesmas/Net

Kesehatan

Stok Terbatas, Kemenkes Minta Puskesmas Pintar-pintar Gunakan APD

SELASA, 07 APRIL 2020 | 10:15 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Minimnya alat pelindung diri (APD) yang digunakan tenaga medis, khsususnya dalam penanganan Covid-19 yang ada di tingkat puskesmas, diharapkan bisa dipergunakan dengan efisien.

Direktorat Jenderal Pelayanan Masyarakat (Yankes), Kementerian Kesehatan, Bambang Wibowo mengakui hal tersebut saat jumpa pers, di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (7/4).

"Puskesmas saat ini kita tahu bahwa pemanfaatan dan penggunaan alat pelindug diri sangat terbatas," begitu Bambang Wibowo mengakui.


Sebagai garda terdepan untuk penanganan corona di tingkat desa atau kelurahan, tenaga medis digarapkan tetap menggunakan APD saat memeriksa kesehatan masyarakat.

"Maka, seluruh aktivitas yang dilakukan oleh Bapak Ibu yang ada di puskesmas, jangan lupa untuk terus menggunakan alat pelindung diri yang baik dan benar dengan segala keterbatasan yang ada," tutur Bambang Wibowo.

Disamping itu, jangan sampai minimnya stok APD di fasilitas kesehatan tingkat pertama ini malah justru membahayakan diri tenaga medis. Oleh karena itu, baik dokter ataupun perawat yang ada di puskemas mesti cerdas mengatur penggunaan APD.

"Dengan memanfaatkan dan menggunakan alat pelinding diri yang baik dan benar juga kita semuanya bisa menghemat tetapi tetap terlindungi dari resiko terpapar Covid ini," demikian Bambang Wibowo.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya