Berita

Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Kamrussamad/Net

Politik

Anggaran Covid-19 Lebih Kecil Dari Malaysia, DPR: Penduduk Kita Lebih Besar Loh

SELASA, 07 APRIL 2020 | 04:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Keseriusan pemerintah dalam penangananan virus Covid-19 dipertanyakan.

Dalam rapat kerja Komisi XI DPR RI bersama Menteri Keuangan, Sri Mulyani secara virtual, anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Kamrussamad mempertanyakan penyertaan modal BUMN yang dianggap lebih penting dari penyelamatan nyawa rakyat.

Seharusnya, kata dia, kebijakan fiskal fokus mengatasi krisis kesehatan. Namun demikian, ia mempertanyakan total dana sektor kesehatan dalam mengatasi Covid-19 justru kecil jika dibandingkan negara tetangga, Malaysia.


“Kenapa Indonesia Jauh lebih kecil anggaran pandemik Covid-19 jika dibandingkan dengan Malaysia? (Indonesia 2,5% dari PDB sedangkan Malaysia 10% dari PDB) Sementara jumlah penduduk Indonesia jauh lebih besar,” kata Kamrussamad, Senin (6/4),

Dia kemudian menjabarkan beragam stimulus yang sudah dianggarkan, dari mulai stimulus 1 Rp 10,3 T, stimulus Ke-2 senilai Rp 22,5 T, hingga kebijakan fiskal yang diumumkan Presiden Joko Widodo senilai Rp 405,1 T.

Dalam stimulus ketiga ini, sektor kesehatan dinilai terlalu kecil, yakni dianggarkan hanya Rp 75 triliun.

“Kenapa ada skema penyertaan modal ke BUMN dalam penyaluran paket kebijakan fiskal pandemik Covid -19? Jangan sampai ada hubungan dengan Jiwasraya dan Asabri serta Bumiputra,” paparnya.

Padahal, kata dia, pelebaran defisit anggaran dari 1,76% menjadi 5,07% dari PDB pada APBN 2020 diharapkan difokuskan pada kebijakan fiskal untuk krisis kesehatan dan skema subsidi UMKM serta masyarakat miskin melalui program jaring pengamat sosial.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya