Berita

Wakil Ketua Partai Amanat Nasional, Viva Yoga Mauladi/RMOL

Politik

Pangeran Geser Mulfachri, Waketum PAN: Tidak Ada Istilah Penggusuran, Yang Benar Penggantian

SELASA, 07 APRIL 2020 | 03:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Ketua Partai Amanat Nasional, Viva Yoga Mauladi angkat bicara mengenai penggantian Wakil Ketua Komisi III DPR RI Mulfachri.

Viva Yoga menyampaikan, pergantian Mulfachri dengan Pangeran Khaerul Saleh bukan atas dasar sentimen Kongres V PAN di Kendari yang memenangkan Zulkifli Hasan sebagai Ketua Umum.

“Tidak ada istilah penggusuran atau pencopotan. Yang benar adalah penggantian, sebagai bagian dari mekanisme partai yang bersifat rutin dan biasa, tidak ada kaitannya dengan kongres PAN di Kendari,” ujar Viva Yoga kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (6/4).


Menurutnya, pasca kongres V PAN di Kendari, semua komponen yang mengikuti kontestasi caketum telah terakomodasi seluruhnya di kepengurusan DPP PAN, baik di lembaga eksekutif partai, majelis penasihat, badan kehormatan, mahkamah partai dan lainnya.

“Proses reunifikasi tengah berlangsung di PAN. Diharapkan akan menambah energi positif bagi soliditas kader dalam berjuang membangun eksistensi partai,” katanya.

Surat pergantian Mulfachri oleh Pangeran Saleh pun merupakan surat resmi yang telah ditandatangani oleh Ketua Umum Zulkifli Hasan, dan sekretaris Fraksi PAN DPR RI, Hanafi Rais dan Ahmad Yohan yang diajukan kepada pimpinan DPR RI.

Dalam waktu dekat, kata Viva Yoga, sesuai dengan keputusan Rapat Harian DPP PAN tanggal 2 April 2020, DPP PAN akan melaksanakan penyegaran kepengurusan Fraksi PAN DPR RI.

“Tujuannya agar terjadi sinergi antara partai dan fraksi dalam upaya meningkatkan kualitas fraksi sebagai alat perjuangan partai di lembaga legislatif. Di samping itu juga bertujuan agar manajemen fraksi dapat berjalan dengan baik dalam memperjuangkan kepentingan rakyat,” tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya