Berita

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia/Net

Kesehatan

Bahlil Lahadalia: Yang Mempersulit Produsen APD Kita Sikat!

MINGGU, 05 APRIL 2020 | 23:36 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kelangkaan bahan baku alat pelindung diri (APD) terjadi di hampir seluruh dunia. Guna menyikapi kelangkaan tersebut, pemerintah tak tinggal diam dalam mengatasi kelangkaan APD di tanah air.

Demikian disampaikan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia. Ia menjelaskan, saat ini berbagai negara berebut bahan baku, utamanya dari Korea Selatan dan China. Oleh sebab itu, persaingan pengusaha dalam memperoleh bahan baku sangat tinggi.

Berangkat dari persoalan ini, pemerintah tak ingin produsen dipersusah oleh siapa pun.


“Yang sengaja mempersusah produsen APD akan kita sikat. Mereka produksi saja sudah syukur sebab bahan baku yang berkualitas sangat langka," ujar Bahlil dalam keteranfan tertulisnya, Minggu (5/4).

Untuk distribusi APD, pemerintah memprioritaskan kebutuhan domestik dan akan disalurkan melalui rumah sakit di seluruh tanah air. "Prioritas kita di dalam negeri," tegas Bahlil.

Ia pun telah melakukan kunjungan ke pabrik PT GA Indonesia di Bogor, Jawa Barat usai perusahaan tersebut mendapat izin edar atas APD baju hazmat.

PT GA Indonesia bersama 5 perusahaan garmen Korea Selatan di Jawa Barat tergabung dalam Yayasan Indonesia Korea Network (IKN) dan Korean Association Bandung. Konsorsium ini bekerja sama untuk mengejar percepatan pemenuhan kebutuhan baju APD bagi Indonesia.

Sebanyak 500.000 pieces baju APD telah dikirim ke berbagai daerah di Indonesia. Kerja sama ini berjalan atas bantuan dan dukungan pemerintah Indonesia dan pemerintah Korea Selatan yang mengizinkan pemakaian bahan baku Korea Selatan untuk membuat baju APD bagi Indonesia dan dengan cepat memberikan izin edar bagi produk tersebut. Ke depannya jika bahan baku memadai, konsorsium dapat memproduksi hingga 100.000 pieces per hari.

“Kami berterima kasih atas respons cepat dari BKPM saat kami ajukan izin edar, sehingga izinnya langsung selesai dalam 1 jam. Kami siap tingkatkan produksi, asalkan bahan baku tersedia,” ujar Direktur Utama PT GA Indonesia, Song Sung Wook saat dikunjungi BKPM.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya