Berita

WNA China gagal pulang kampung/Net

Presisi

Ditolak Negaranya, 208 WNA Asal China Kembali Pulang Ke Surabaya Dan Semarang

MINGGU, 05 APRIL 2020 | 13:53 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ratusan warga negara asing (WNA) asal China tertahan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, karena ditolak saat hendak kembali ke negaranya.

Hal itu dibenarkan Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, AKBP Adi Ferdian Saputra. Menurut AKBP Adi, sebanyak 208 WNA asal China tersebut hendak kembali ke China via Jakarta-Guangzhou menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

"Tapi ditolak oleh otoritas Guangzhou. Men-chartered pesawat Garuda. Kemudian Garuda berkoordinasi dengan agen yang memberangkatkan, dibantu oleh Kedubes China menjelaskan perihal tersebut," ucap AKBP Adi Ferdian Saputra kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (5/4).


Selanjutnya, kata AKBP Adi, ratusan WNA asal China tersebut saat ini telah kembali ke tempat tinggalnya di Surabaya, Jawa Timur dan Semarang, Jawa Tengah.

"Pihak Garuda telah mengembalikan uang charterd pesawat tersebut. Saat ini WN RRT (Republik Rakyat Tiongkok) tersebut sebagian besar telah kembali ke tempat tinggalnya di kota Surabaya dan Semarang," pungkas AKBP Adi.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Jumat (3/4). Ratusan WNA asal China tersebut berencana pulang ke negaranya menggunakan pesawat charter Garuda Indonesia dengan nomor GA-8900 melalui Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya