Berita

Gubernur Papua Lukas Enembe/Net

Nusantara

16 Orang Positif Covid-19, Volunteer Corona Papua Minta Pembatasan Akses Laut Dan Udara Diperpanjang

MINGGU, 05 APRIL 2020 | 10:29 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Volunteer Corona Papua meminta kepada Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe untuk memperpanjang pembatasan sementara penerbangan dan kapal laut selama pandemik virus corona atau Covid-19.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Volunteer Corona Papua, Benyamin Gurik merespon situasi perkembangan kasus Covid-19 di Tanah Papua.

"Maaf bukan somasi, tapi pernyataan kami untuk meminta kelanjutan pembatasan arus penumpang kapal laut dan penerbangan penumpang masuk keluar Papua," ucap Benyamin Gurik kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (5/4).


Dalam surat yang ditujukan kepada Gubernur Lukas Enembe itu, Benyamin menyebut kebijakan yang diambil Gubernur Lukas Enembe turut meredam laju wabah dan memberikan ruang yang cukup bagi tenaga medis yang terbatas untuk bekerja maksimal menangani masyarakat yang terpapar Covid-19, baik Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), maupun positif Covid-19.

Benyamin melanjutkan, pihaknya pun telah mengajukan surat somasi atau teguran kepada Menteri Perhubungan RI dalam hal ini Dirjen Perhubungan Udara yang dinilai ingin membatalkan kebijakan Pemda Papua dengan semena-mena.

"Surat teguran kami belum dibalas secara tertulis, namun apabila penerbangan diaktifkan kembali sebagai bagian dari masyarakat sipil, kami siap untuk membawa instansi yang bersangkutan ke ranah hukum," tegas Benyamin Gurik.

Di tanah Papua sendiri, kata Benyamin, angka pasien positif Covid-19 telah mencapai 16 orang per tanggal 4 April 2020. Orang yang terpapar Covid-19 itu diduga terinfeksi dalam berbagai kegiatan di luar tanah Papua dan membawa virus ke Papua.

"Maka, kami mohon kepada Bapak Gubernur agar secepatnya mengeluarkan perpanjangan pembatasan sementara penerbangan dan kapal laut untuk penumpang hingga adanya perbaikan situasi yang berarti dan masyarakat Papua tidak lagi terinfeksi virus Covid-19," harapnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya