Berita

Cipta Panca Laksana (kiri) bersama Said Didu (kedua kiri)/Net

Politik

Said Didu Tolak Tawaran Gaji Rp 300 Juta Per Bulan, Permintaan Luhut Mustahil Dipenuhi

MINGGU, 05 APRIL 2020 | 07:25 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Deadline ancaman dari Jurubicara Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Jodi Mahardi kepada mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu tinggal hitungan jam. Pada pukul 12.00 nanti tenggat tersebut akan habis.

Politisi Partai Demokrat Panca Cipta Laksana tidak yakin Said Didu akan memenuhi permintaan Jodi Mahardi untuk minta maaf kepada Luhut atas komentar di YouTuber berjudul “MSD: LUHUT HANYA PIKIRKAN UANG, UANG, DAN UANG”.

“Saya rasa ancaman LBP (Luhut Binsar Pandjaitan) untuk minta maaf kepada puang Said Didu dalam tempo 2x24 yang jatuh jam 12 siang nanti tak akan dipenuhi,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi, Minggu (5/4).


Menurutnya, dalam darah Said Didu mengalir darah orang Bugis yang pantang mundur dalam setiap apa yang diperbuat. Terlebih lagi, Said Didu telah mendeklarasikan dirinya sebagai manusia merdeka.

Bahkan, sambungnya, Said Didu tegas pernah menolak uang ratusan juta rupiah untuk diam oleh seorang menteri.

“Td malam manusia merdeka ini cerita, rela kehilangan penghasilan 300 juta lebih sebulan tapi disuruh diam sama Menteri BUMN,” tutupnya sembari mengunggah foto bersama Said Didu.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya