Berita

Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa/Net

Kesehatan

Tunjang Pelayanan Bagi Pasien Covid-19, TNI AD Siapkan Mobile X-Ray

MINGGU, 05 APRIL 2020 | 00:10 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa, terus berupaya memaksimalkan pelayanan RSPAD dalam menangani pasien Coronavirus Disease (Covid-19). Salah satu caranya adalah dengan terus menambah fasilitas yang dibutuhkan dalam penanganan pasien yang terpapar virus corona.

Awalnya, Andika mendapat laporan dari salah salah satu dokter RSPAD mengenai pengadaan alat sinar x-ray beserta perlengkapannya untuk menunjang pelayanan penanganan terhadap pasien Covid-19.

Di mana RSPAD membutuhkan 5 mobile x-ray, 15 wall shielding, dan 3 Flat Digital Radiolodi, dan 5 baju pelindung radiasi secepatnya.


Mengetahui hal tersebut, Jenderal Andika langsung meminta Aslog Kasad untuk berkoordinasi dengan pihak terkait soal pengadaan alat kesehatan tersebut.

Dalam komunikasi secara teleconference itu, Aslog melaporkan kepada Andika lamanya estimasi waktu untuk penyediaan mobile x-ray karena didatangkan dari Italia, yang saat ini sedang menjalani lockdown atas kasus wabah Covid-19.

“Berarti harus cari alternatif lain, karena Italia belum tahu kapan dibuka. Minta vendor untuk mencari dari negara lain, kalau bisa dipercepat jangan menunggu hingga pertengahan April,” kata Jenderal Andika saat teleconference di Mabesad, Jakarta, Sabtu (4/4).

Mantan Danpaspampres ini juga memberikan arahan kepada Aslog Kasad untuk mengurus pengadaan perlengkapan penunjang mobile x-ray, seperti wall shielding, FDR, dan baju pelindung.

“Untuk alat penunjang mobile x-ray, dari TNI AD saja, karena hanya mobile x-ray nya saja yang dipesan melalui Kemhan,” ujar Jenderal Andika.

Selain itu, Andika juga meminta pembangunan ruang CICU di salah satu pavilion rumah sakit dipercepat, sehingga dapat segera digunakan untuk menunjang pemulihan pasien.

“Apa pun kendalanya harus bisa kita lakukan untuk menambahkan 5 ruangan bertekanan negatif ini. Ventilatornya pun sudah stand by. Kalau ruangan ini sudah ada, akan lebih memberikan fleksibilitas pada RSPAD untuk mengakomodir pasien, sehingga tidak perlu ditolak atau dirujuk ke RS lain,” perintah Jenderal Andika kepada jajarannya.

Mengenai labolatorium untuk rapid test Covid-19, pihak RSPAD telah mendapatkan 3 bantuan analis dari personel TNI AD. Mereka akan mendapatkan pelatihan terlebih dahulu, sehingga rencananya Jumat nanti laboratorium sudah siap untuk beroperasi.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya