Berita

Direktur IRESS, Marwan Batubara/Net

Politik

Tuding LBP Lebih Berbahaya Dari Covid-19, Faisal Basri Ditantang Berani Kritik Jokowi Secara Terbuka

SABTU, 04 APRIL 2020 | 17:23 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kritikan terhadap sosok Menteri Koordinator Maritim dan Investasi( Marves) Luhut Binsar Pandjaitan tidak hanya dilontarkan Eks Meneg BUMN Said Didu dan Ekonom senior Indef Faisal Basri.

Direktur Indonesia Resources Studies (IRESS)  Marwan Batubara juga menyampaikan kritikan pedas senada.

"Kami setuju dan sangat medukung pernyataan Faisal Basri bahwa LBP  (Luhut Binsar Panjaitan) lebih berbahaya dari pada Covid-19," demikian kata Marwan Batubara, Sabtu (4/4).


Meski demikian, Marwan menilai kritikan Faisal Basri masih setengah matang. Sebabnya, Luhut masih memiliki atasan yakni Presiden Joko Widodo.

"LBP itu punya Boss yang namanya Jokowi. Apa pun bahaya yang telah ditimbulkan oleh sikap dan kebijakan LBP, maka sebagai pemimpin tertinggi,  semua itu harus menjadi tanggungjawab Jokowi!," demikian kritikan Marwan.

Marwan menantang Faisal Basri tak hanya berani mengkritik Luhut, tetapi secara terbuka menunjukkan sikap kritisnya terhadap Presiden Joko Widodo.

"Mari kita bersikap jantan, fair dan objektif. Mohon Faisal juga  berani kritik Jokowi secara terbuka!!," demikian tantangan Marwan terhadap Faisal Basri.

Sebelumnya, melalui laman Twitter pribadinya, Ekonom Universitas Indonesia Faisal Basri juga melontarkan kritik pedasnya.  Faisal Menyebut Luhut Binsar Pandjaitan lebih berbahaya dari Coronavirus Dsease (Covid-19).

"Luhut Panjaitan lebih berbahaya dari coronavirus COVID-19," demikian cuitan singkat Faisal Basri di akun twitternya, Jumat (3/4).

Sontak cuitan Faisal Basri itu mendapatkan respons para netizen. Ribuan komentar rata-rata menyatakan sependapat dengan apa yang dicuitkan oleh Faisal Basri.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya