Berita

Presiden PKS, M. Sohibul Iman/Net

Politik

Postingan 'Mensesneg Revisi Pernyataan Fadjroel' Hilang, Presiden PKS: Kenapa Twitter Tidak Ditutup Sekalian?

SABTU, 04 APRIL 2020 | 14:29 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), M. Sohibul Iman mengabarkan terkait penghapusan status yang dia upload di akun Twitter miliknya @msi_sohibuliman.

Isi statusnya terkait mengkritik tidak satu suaranya orang Istana menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo.

"Twit saya terkait berita Kompas tentang "koreksi Mensesneg atas pernyataan Jubir Presiden tentang bolehnya mudik" hilang. Berita di Kompas-nya juga hilang. Hanya ada di Tribun seperti di bawah ini. Ada apa?" tulis Sohibul di akun Twitternya sesaat lalu, Sabtu (4/4).


Berita Tribun yang dimaksud Sohibul adalah berjudul "Mensesneg Koreksi Pernyataan Jubir Presiden soal Pemerintah Bolehkan Mudik Lebaran" tertanggal 3 April 2020 pada 06,07 WIB.

Dia lebih lanjut menjelaskan, adapun judul Kompas yang sudah raib adalah "Mensesneg Revisi Pernyataan Fadjroel soal Jokowi Bolehkan Mudik".

Postingan Sohibul menyertai berita Kompas itu: "@JubirPresiden RI dan Mensesneg itu dalam satu kabinet, kan? Ditangkap oleh sesama kabinet aja beda, lalu bagaimana kepala daerah dan masyarakat harus memahami pesan Presiden @Jokowi". Postingan itu diupload pada hari Kamis lalu (2/4).

Status itu hilang begitu saja, tanpa ada pemberitahuan dari pihak Twitter.

"Di bawah ini adalah twit saya yang hilang itu. Tanpa notifikasi apa-apa, raib begitu saja. Kenapa gak ditutup Twitter-nya sekalian aja ya? Agar tidak ada yang ngetwit apa pun," ujar Sohibul.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya