Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Silang Pendapat Mudik Dan Pembebasan Napi, Pigai: Jokowi Stagnan, Bingung Hadapi Anak Buahnya

SABTU, 04 APRIL 2020 | 05:41 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tampaknya ada kebingungan yang tengah dihadapi Presiden Joko Widodo dalam mengatur para menteri dan jajarannya dalam pemerintahan periode kedua.

Hal itu berkenaan dengan adanya silang pendapat yang baru-baru ini muncul mengenai mudik lebaran dimana pernyataan Jubir Presiden diralat oleh Kemensesneg. Serta rencana pembebasan narapidana korupsi oleh Kemenkumham yang ditentang staf KSP.

Menurut aktivis Natalius Pigai, pandangan yang saling bertabrakan ini membuat Presiden Joko Widodo seakan tak bisa berbuat banyak.


"Presiden sendiri sepertinya bingung dan gamang. Presiden stagnan dengan perbedaan pendapat para bawahannya," kata Natalius Pigai kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (4/4).

Ia menduga, komunikasi yang dibangun presiden terhadap para menteri Kabinet Indonesia Maju tak berjalan mulus. Hal itulah yang memicu para menteri seakan bekerja sendiri-sendiri.

"Dia mungkin close komunikasi dengan semua anak buahnya, sehingga di situ kita bisa tahu Ngabalin berkoar-koar, Fadjroel, Luhut, Pratikno berkoar-koar mewakili istana, KSP juga sama. Tapi selama ini apa yang mereka katakan seperti bukan perintah presiden," kritiknya.

Buruknya bangunan komunikasi orang-orang istana inilah yang diduga turut memicu para pemerintah daerah berjalan sendirian dalam mengambil kebijakan. Sebut saja mengenai penanganan virus corona. Beberapa daerah memilih untuk melakukan karantina lokal sebelum pemerintah pusat mengambil keputusan tegas.

"Tidak mengherankan kalau rakyat dalam suasana corona, yang melakukan lockdown justru daerah, bukan pemerintah pusat," sambung mantan Komisioner Komnas HAM ini.

Dengan demikian, ia menyarankan kepada Presiden Joko Widodo di sisa periodenya untuk melakukan perombakan kabinet. Hal itu demi terciptanya pemerintahan yang sejalan dengan arahan kepala negara.

"Copot saja menteri-menteri dan staf yang bikin gaduh. Evaluasi semuanya," tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

UPDATE

PBB Dorong Implementasi Segera Prinsip Bisnis Berbasis HAM di Indonesia

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:05

Membongkar Praktik Haram MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:00

Indonesia Sedang Hadapi Perang Sumber Daya

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:34

Berantas Korupsi di BGN jadi Bukti Prabowo Jalankan Amanat Reformasi 98

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:28

Warga Tuntut Pengurus P3SRS Apartemen Taman Rasuna Diberhentikan

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:07

Pemuda Katolik Dukung Kejagung Bersih-bersih BGN

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:40

Ketua SC Muktamar X PPP Ngaku Borong Kamar Lantai 10 untuk Persidangan

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:17

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Dadan Hindayana Cs Terlalu Berani Korupsi!

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:02

Badko HMI Sultra Laporkan Dua Perusahaan Tambang ke Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50

Selengkapnya