Berita

Presiden PKS Sohibul Iman/Net

Politik

Presiden PKS: Jubir Tidak Ngerti Atau Pesan Jokowi Yang Ambigu?

JUMAT, 03 APRIL 2020 | 11:11 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pernyataan pemerintah harus satu arah agar bisa dimengerti oleh rakyat. Jajaran penerjemah maksud Presiden Joko Widodo tidak boleh asal dan harus sejalan.

Dalam hal ini, Presiden PKS Sohibul Iman mengkritik pernyataan yang tidak sejalan di jajaran pemerintah mengenai mudik. Jurubicara Presiden Joko Widodo, Fadjroel Rachman membolehkan rakyat untuk mudik, sementara tak lama berselang pernyataan itu direvisi oleh Mensesneg Pratikno.

“Jubir Presiden RI dan Mensesneg itu dalam satu kabinet, kan? Ditangkap oleh sesama kabinet aja beda, lalu bagaimana kepala daerah dan masyarakat harus memahami pesan Presiden Joko Widodo,” tutur Sohibul Iman dalam akun Twitter pribadinya, Kamis (3/4).


Pertanyaan Sohibul lantas mengerucut pada dua dugaan. Pertama dugaan bahwa Fadjroel sebagai jubir tidak paham dengan pesan Jokowi. Sedang dugaan kedua adalah pesan Jokowi yang memang tidak bisa dimengerti.

Dugaan itu didasarkan pada alasan bahwa Fadjroel sempat salah dalam memberi penjelasan mengenai strategi pemerintah menghadapi Covid-19.

Disebutkan Fadjroel bahwa strategi itu adalah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diikuti darurat sipil. Tapi nyatanya, yang diambil adalah PSBB dan kedaruratan kesehatan masyarakat.

“Jadi ini jubirnya yang tidak ngerti atau pesan-pesannya yang ambigu? Ini juga bikin rakyat sulit percaya,” tutupnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya