Berita

RS Hasan Sadikin Bandung, membantah ada penumpukan jenazah/Net

Kesehatan

Soal Kabar Penumpukan Jenazah, RSHS Tegas Membantah

JUMAT, 03 APRIL 2020 | 08:50 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sejumlah penolakan masyarakat terhadap jenazah pasien Covid-19 untuk dimakamkan di wilayah mereka masih saja terjadi. Hal ini tak lepas dari kurangnya sosialisasi terkait prosedur standar penanganan jenazah oleh pihak rumah sakit.

Tak ayal, kondisi ini memicu kabar ada penumpukan jenazah pasien Covid-19 di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Sebagai akibat masih adanya penolakan di masyarakat terhadap jenazah pasien Covid-19.

Terkait kabar tersebut, pihak RSHS Bandung pun dengan tegas membantah adanya penumpukan jenazah Covid-19 di tempat mereka.


“Saya nyatakan, bahwa itu (penumpukan jenazah) tidak benar. Alhamdulillah, berkat bantuan dari unsur Muspida Jabar, seluruh jenazah Covid-19 sudah dapat dimakamkan dengan baik,” tegas Direktur Perencanaan Organisasi dan Umum Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung M. Kamaruzzaman, Kamis (2/4).

Dilaporkan Kantor Berita RMOLJabar, Kamaruzzaman memang mengakui kalau pihaknya sempat mendapatkan penolakan masyarakat yang khawatir terpapar Covid-19 saat akan memakamkan jenazah.

“Memang beberapa hari kemarin kami mendapatkan penolakan terkait dengan penguburan jenazah, mereka khawatir jenazah itu dapat menularkan," terang Kamaruzzaman.

"Sekali lagi kami sampaikan bahwa RSHS sudah melakukan penanganan yang sesuai dengan prosedur yang sangat ketat, sehingga tidak memungkinkan terjadinya penularan baik kepada lingkungan maupun kepada masyarakat yang berada di sekitar pemakaman,” tandasnya.

Dengan adanya pemahaman tersebut, RSHS berharap masyarakat dapat menerima jenazah-jenazah yang memang sudah selayaknya untuk dikuburkan di pemakaman.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya