Berita

Doni Monardo/Net

Kesehatan

Doni Monardo: Prediksi BIN, Kasus Covid-19 Akan Terus Meningkat Dan Mencapai Puncak Di Bulan Juli

JUMAT, 03 APRIL 2020 | 01:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Puncak penyebaran virus corona atau Covid-19 di tanah air diprediksi akan terjadi pada Juli 2020 mendatang yakni sekitar 160 ribu lebih kasus.

Prediksi tersebut sebagaimana kajian Badan Intelijen Negara (BIN) yang diuraikan oleh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo dalam rapat dengan Komisi IX DPR RI, melalui telekonferensi, Kamis (2/4).

"Puncaknya akhir Juni atau akhir Juli 2020," kata Doni.


Doni Monardo melanjutkan, BIN sebelumnya melakukan estimasi kasus Covid-19 pada akhir Maret sebanyak 1.577 orang. Sedangkan realitas yang terjadi 1.528 kasus pada Maret. Artinya, prediksi tersebut 99 persen akurat.

Masih estimasi BIN, lanjut Doni Monardo, pada akhir April diperkirakan mencapai 27.307 kasus, akhir Mei sebanyak 95.451 kasus. Kemudian akhir Juni sebanyak 105.765 kasus, dan akhir Juli atau puncaknya sejumlah bisa 106.287 kasus.

Masih dalam pemaparan data BIN tersebut, ada sekitar 50 kabupaten/kota prioritas dari 100 kabupaten yang ada di Indonesia, memiliki tingkat risiko tinggi penyebaran virus corona. Sebanyak 49 persen diantaranya berada di Pulau Jawa.

Selanjutnya, masih ada 10 provinsi yang mengalami kekurangan fasilitas kesehatan dalam penanggulangan corona. Antara lain, Jawa Barat, DIY, Sulawesi Selatan, Bali, Kalimantan Timur, Sumatera Utara, Papua, Aceh, Sulawesi Tenggara, dan Maluku.

Prediksi hasil kajian BIN tersebut, kata Doni Monardo, masih memungkinkan tidak terjadi jika berbagai langkah antisipatif dilakukan semua pihak secara bersama-sama.  

"Kalau bisa melakukan langkah-langkah pencegahan, mudah-mudahan kasus yang terjadi tidak seperti apa yang diprediksi," demikian Doni Monardo.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya