Berita

Kementerian KKP beri bantuan protein untuk tenaga medis/Istimewa

Kesehatan

KKP Salurkan Bantuan Protein Untuk Tenaga Medis, RS Persahabatan Giliran Pertama

KAMIS, 02 APRIL 2020 | 21:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penyebaran virus corona (Covid-19) yang kian mengkhawatirkan menarik sejumlah pihak untuk berbagi kepedulian. Seperti yang dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang turut andil membantu penanggulangan wabah Covid-19.

Tak hanya dalam hal ekspor dan siaga nelayan, melalui Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengenalkan program Gemarikan Peduli Bencana Covid-19 Tahap-1.

"Kami hadir di Rumah Sakit Persahabatan untuk menyerahkan secara simbolis dalam rangka ikut berpartisipasi permasalahan Covid-19," kata Menteri Edhy saat menyerahkan paket protein Gemarikan untuk tenaga medis di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, Kamis (2/4).


Edhy menambahkan, paket bantuan tersebut berupa abon ikan, kerupuk ikan, ikan kaleng, fish stick, sereal ikan, dan ikan serta udang krispy. Rencananya, paket bantuan ini juga akan disalurkan untuk tenaga medis di 10 rumah sakit di Wilayah DKI Jakarta.

RS tersebut adalah RSPAD Gatotsubroto, RSUP Fatmawati, RSAL Mintoharjo, RSUP Persahabatan, RSUD Pasar Minggu, RSU Bhayangkara Tk.I R. Said Sukanto, RSPI Sulianti Saroso, RSUD Cengkareng, RSAU Dr. Esnawan Antariksa, dan RS Islam Jakarta.

"Kami memberikan penguatan di sektor makannya. Mudah-mudahan ini cukup untuk menangkal virus. Obat-obatan sudah ada yang ngurus, APD sudah ada yang ngurus.  Kita coba melalui pendekatan protein yaitu ikan," sambungnya.

Selain untuk tenaga medis, paket Gemarikan Peduli Bencana Covid-19 ini juga akan diserahkan kepada masyarakat terdampak. Mereka di antaranya pekerja ojek online, sopir taksi, dan sopir angkutan umum lainnya untuk wilayah DKI Jakarta dan terminal Depok.

"Kami pastikan KKP terdepan mengawal protein melalui perikanan. Mudah-mudahan ini menjadi semangat bagi yang lain," jelas Edhy.

Untuk diketahui total bantuan tahap 1 yang dikucurkan sebesar Rp 513,7 juta berupa 28.600 unit olahan ikan. Produk-produk tersebut dibeli dari UKM pengolahan hasil perikanan di wilayah DKI Jakarta, Bogor, Bandung, dan Sukabumi.

Olahan ikan tersebut terdiri dari 3.200 bungkus abon Ikan, 3.200 bungkus ikan/udang krispy, 1.500 bungkus fish chip, 1.000 bungkus fish stick, 3.700 bungkus kerupuk ikan, 500 bungkus teri krispy, 500 bungkus sereal ikan, dan 15.000 ikan kaleng.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya