Berita

Tenaga medis/Net

Politik

Beri Asuransi Untuk Tenaga Medis, LK2PK: Kementerian BUMN Patut Diapresiasi

KAMIS, 02 APRIL 2020 | 20:43 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tenaga kesehatan menjadi salah satu pihak yang paling rawan terpapar virus corona atau Covid-19. Namun karena minimnya perlindungan yang dimiliki tenaga medis, tak sedikit dari mereka yang dinyatakan positif Covid-19.

Berangkat dari keresahan tersebut, Direktur Eksekutif Lembaga Kajian dan Konsultasi Pembangunan Kesehatan (LK2PK), dr. Ardiansyah Bahar mengapresiasi inisiatif penanggulangan penyebaran corona yang dilakukan Kementerian BUMN.
Terbaru, Bank Mandiri sebagai bagian BUMN menyiapkan perlindungan asuransi hingga Rp 1 triliun bagi tenaga kesehatan.
“Penyediaan asuransi bagi tenaga kesehatan adalah salah satu bentuk perlindungan kepada tenaga kesehatan yang berjuang,” kata Ardiansyah Bahar dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/4).


Ia memaknai, asuransi tersebut merupakan perhatian dari Kementerian BUMN kepada nasib para tenaga kesehatan yang sedang berjuang melawan virus asal Wuhan, China ini.

“Petugas kesehatan adalah para pahlawan yang mempertaruhkan kesehatan dan nyawanya di medan pertempuran pandemik ini. Sepatutnya kita saling bahu-membahu memberikan support dalam berbagai bentuk sesuai kemampuan kita. Langkah yang dilakukan Kementerian BUMN tentu patut diapresiasi” sambungnya.

Di sisi lain, ia meminta kepada pemerintah mendeklarasikan perang total kepada virus corona ini dengan beragam cara, mulai dari pembatasan sosial berskala besar, serta karantina rumah yang dilakukan secara sukarela oleh masyarakat.

“Selain it harus ada penerapan tes masif dan menjamin ketersediaan APD bagi petugas medis hingga transparansi data terkait kasus Covid-19,” tutupnya.

Asuransi ini diberikan melalui perusahaan anak AXA Mandiri Financial Services. Pemberian asuransi secara simbolis telah dilakukan oleh Direktur Utama Bank Mandiri, Royke Tumilaar kepada Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Dr. Daeng M. Faqih, yang disaksikan oleh Menteri BUMN, Erick Thohir dan Direktur Kepatuhan AXA Mandiri, Rudy Kamdani.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

UPDATE

PBB Dorong Implementasi Segera Prinsip Bisnis Berbasis HAM di Indonesia

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:05

Membongkar Praktik Haram MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:00

Indonesia Sedang Hadapi Perang Sumber Daya

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:34

Berantas Korupsi di BGN jadi Bukti Prabowo Jalankan Amanat Reformasi 98

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:28

Warga Tuntut Pengurus P3SRS Apartemen Taman Rasuna Diberhentikan

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:07

Pemuda Katolik Dukung Kejagung Bersih-bersih BGN

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:40

Ketua SC Muktamar X PPP Ngaku Borong Kamar Lantai 10 untuk Persidangan

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:17

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Dadan Hindayana Cs Terlalu Berani Korupsi!

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:02

Badko HMI Sultra Laporkan Dua Perusahaan Tambang ke Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50

Selengkapnya