Berita

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, umumkan 22 PDP telah sembuh hingga saat ini/RMOLSumut

Kesehatan

Gubernur Sumatera Utara Umumkan 22 PDP Sudah Sembuh

KAMIS, 02 APRIL 2020 | 13:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, mengumumkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan yang sudah sembuh hingga saat ini. Jumlahnya mencapai 22 orang.

“Ada 22 orang (PDP) sembuh,” kata Edy di RS Martha Friska, Jalan Multatuli, Medan, Kamis (2/4).

“Kalau dirawat dengan baik, dikasih imun vitamin yang bagus, dijaga oleh dokter spesialis. Karena prinsip corona menyerang paru-paru, kalau ini bisa dijaga dokter-dokter kita, dia akan sembuh,” lanjutnya.


Namun, Edy menegaskan ia tak bisa menyebut identitas pasien yang sembuh tersebut.

“Saya tak bisa sampaikan identitasnya, karena kalau sudah sampai sini (RS), semua yang masuk pakai kode. Tak ada lagi pakai nama,” ucapnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumut.

Untuk penanggulangan terhadap PDP di Sumatera Utara, Edy mengatakan bahwa pihaknya akan mempersiapkan 1.500 kamar perawatan. Nantinya, RS Martha Friska akan menjadi tempat bagi PDP dengan kondisi sedang hingga berat.

“Nanti tidak ada lagi pasien yang terpapar corona di tempat lain, saya berharap semua sudah bisa di sini, walaupun hanya ada 110 kamar. Hari Minggu nanti di RS Martha Friska Brayan akan disiapkan 120 kamar, terus hingga 1.500. Di sini untuk yang sedang hingga berat, RS GL Tobing untuk yang ringan,” demikian Edy.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya