Berita

Din Syamsuddin-Rep

Nusantara

Bukan Azab, MUI Minta Masyarakat Tidak Tolak Jenazah Korban Covid-19

KAMIS, 02 APRIL 2020 | 13:05 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) meminta masyarakat agar tidak menolak jenazah yang terinfeksi virus corona (Covid-19). Tindakan berlebihan semacam itu sedianya dihindari.

Sebab, tim medis pun telah menjalankan tugas mulianya itu sesuai protokol kesehatan dalam mengurusi jenazah.

Begitu disampaikan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Didin Hafidhuddin saat jumpa pers melalui telekonferensi, Rabu (2/4).   


"Sudah ada protap ada kesehatan yang mengurus, mayarakat tidak perlu takut apalagi sampai demo menghalangi mobil jenazah. Kasian mereka, yang namanya jenazah," kata Didin Hafidhuddin.

Senada, Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Din Syamsuddin menuturkan, jenazah pasien terinfeksi Covid-19 tidak boleh ditolak oleh masyarakat.

Sebab, selain tim medis sudah menerapkan protokol kesehatan, di dalam Islam hukum mengurus jenazah adalah fardhu kifayah.

"Pengurusan jenazah, penyelenggaraan jenazah dari memandikan, mengafani, mensalati sampai ke makam fardhu kifayah. Jenazah tetap sesuai dengan protokol menjaga. Ini tidak boleh (ditolak) tetap diselenggarakan insyaAllah selesai," kata Din Syamsuddin.

Lebih lanjut, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu menegaskan bahwa virus corona ini bukanlah azab dari Allah SWT. Sehingga, jenazah korban Covid-19 sedianya diperlakukan sebagaimana mestinya, tentu dengan protokol kesehatan yang berlaku.

"Maka yang penting melihat jenzah Covid-19 bukan sebagai azab, penyakit, ini bukan aib," pungkas Din Syamsuddin.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya