Berita

Dua calon kades Campurejo mengadukan dugaan kecurangan dalam Pilkades di desa mereka/RMOLJateng

Politik

Ada 'Pemilih Siluman', Pilkades Di Kendal Berbau Kecurangan

KAMIS, 02 APRIL 2020 | 09:49 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Campurejo, Boja, Kendal diduga penuh kecurangan. Selain panitia pelaksana yang dinilai tidak netral, ditemukan juga sejumlah pemilih siluman.

Alhasil, dua dari tiga calon kades yang bertarung mendesak Pemkab Kendal melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU), khususnya di TPS 05 Desa Campurejo.

Hani Suryanto sebagai calon nomor urut 01 dan Sudarsih nomor urut 02, menduga terjadi kecurangan dalam pemungutan suara di TPS 05 tersebut yang menguntungkan calon nomor urut 03, Iin Indrawan.


Kuasa hukum calon kades Sudarsih, Osward Febby Lawalata mengatakan,
hasil temuan memperkuat dugaan kelompok penyelenggara pemungutan suara tidak netral. Mereka sebagian besar diduga sebagai pendukung calon nomor urut 03.

"Kami juga menemukan dugaan kecurangan lain yakni banyak surat undangan yang tidak diterima pemilih atau keluarganya, tetapi surat suara tercoblos," ujarnya, kepada Kantor Berita RMOLJateng, Rabu (1/4).

Selain itu, lanjut Osward, pihaknya juga menemukan sejumlah 'pemilih siluman'. Hal itu diketahui setelah ditemukan sejumlah pemilih yang sedang berada di luar pulau, tapi suaranya ada.

"Ini mana mungkin orangnya di Kalimantan dan di Bogor tapi bisa milih, kita ada surat pernyataan dari keluarganya juga," imbuhnya.

Hal senada ditambahkan kuasa hukum calon kades Hani Suryanto, Yusril Ichza Mahendra. Dia sudah melaporkan dugaan pelanggaran tersebut ke Bupati Kendal maupun Polres Kendal.

Laporan ke Bupati Kendal dilayangkan pada 24 Maret dan ke Polres Kendal pada 27 Maret.

"Klien kami minta dilakukan pemungutan suara ulang di TPS 05 tersebut. Temuan kami dugaan kecurangan hanya di TPS 05, sedangkan di delapan TPS lainnya tidak terjadi kecurangan," terangnya.

Diketahui, hasil penghitungan di TPS 05 Campurejo sebanyak 602 suara sah dan lima tidak sah. Calon kades Hani Suryanto meraih lima suara, calon kades Sudarsih 83, dan calon Iin Indrawan meraih 514 suara.

Sementara itu, Kabag Pemerintahan Setda Kendal, Ircham Chalid, mengatakan, pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan pelanggaran tersebut.

"Kami masih mendalami aduan itu dengan meminta keterangan saksi-saksi," ucapnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya