Berita

Presiden Joko Widodo Tinjau RS Darurat Virus Corona Pulau Galang/Net

Nusantara

Punya Tiga Zonasi, RS Darurat Virus Corona Pulau Galang Siap Beroperasi Pekan Depan

KAMIS, 02 APRIL 2020 | 07:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rumah Sakit Darurat Virus Corona (Covid-19) di Pulau Galang, Kepulauan Riau, siap digunakan pada Senin pekan depan.

"Ini maksimal Senin sudah bisa dioperasikan. Memang ada keterlambatan 3-4 hari. Karena ada transportasi bahan material yang terkendala karena cuaca," ujar Jokowi usai meninjau pembangunan RS Darurat Corona di Pulau Galang Kepulauan Riau, Rabu (1/4), melansir laman Presidenri.

Walau senang rumah sakit ini telah selesai, Jokowi rupanya tidak ingin rumah sakit ini digunakan. Dengan kata lain, ia tidak ingin ada kasus virus corona. Tidak ingin masyarakat terpapar virus corona.


Jika wabah virus corona telah usai, rumah sakit ini akan beralih fungsi menjadi rumah sakit menular dan tempat riset untuk para ilmuan.

Rumah sakit ini memiliki tiga zonasi yang memiliki peruntukannya masing-masing.

Zona A merupakan fasilitas penunjang bagi para dokter dan paramedis yang menangani pasien Covid-19 di pulau tersebut.

Zona B diperuntukkan bagi fasilitas medis dan tempat isolasi serta observasi bagi pasien yang dirawat.

Zona C yang saat ini difungsikan sebagai area cadangan untuk pengembangan fasilitas-fasilitas lainnya di area rumah sakit yang sekaligus akan dijadikan pusat riset tersebut.

RS Darurat tersebut direncanakan untuk memiliki daya tampung sebanyak 1.000 tempat tidur yang dalam situasi saat ini diperuntukkan untuk merawat dan mengisolasi pasien Covid-19.

Selain itu, rumah sakit ini memiliki ruang radiologi, farmasi, gizi hingga ruang laundri dan ada juga insenirator yang berfungsi untuk mengolah sampah yang dihasilkan dari aktivitas rumah sakit ini.

RS Darurat ini dibangun di Desa Sijantung di atas tanah bekas rumah sakit Kamp Sinam.

Beberapa bangunan lama yang masih bisa digunakan, dilakukan renovasi. Sementara bangunan baru berada di sisinya, yang awalnya adalah semak belukar bekas areal barak pengungsi.

Dalam kunjungan kerja ini, turut hadir juga Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya