Berita

Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel/Net

Dunia

Donasi Dari Jack Ma Belum Juga Tiba, Presiden Kuba Kecam Blokade Amerika Serikat

RABU, 01 APRIL 2020 | 22:20 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Di tengah wabah Covid-19 yang mengancam hampir semua negara di dunia, masih ada negara yang tidak mengenal rasa kemanusiaan dan tetap mengedepankan urusan politik dibandingkan urusan keselamatan nyawa manusia.

Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel mengeluhkan blokade yang dilakukan Amerika Serikat kepada negara yang dipimpinnya. Karena blokade itu, paket bantuan yang dikirimkan perusahaan China, Alibaba Group, tidak dapat dikirimkan ke negara di Karibia itu.

Dalam akun Twitternya, @DiazCanelB beberapa jam lalu, Diaz-Canel mengatakan, blokade kriminal yang dilakukan pemerintahan imperial melanggar hak asasi rakyat Kuba.


Diaz-Canel lantas menuliskan hashtag #NoMásBloqueo, #CubaSalvaVidas,  #SomosCuba, dan #SomosContinuidad, yang artinya #TidakAdaLagiBlokade, #KubaSelamatkanNyawa, #KamiKuba, dan #KamiBerlanjut.

Twit Presiden Diaz-Canel itu diretwit oleh akun Kedutaan Besar Kuba di Jakarta, @EmbaCuIndonesia.

“Presiden Kuba @DiazCanelB mengecam karena bantuan @AlibabaGroup untuk #COVID-19 tidak dapat tiba di Kuba karena maskapai penerbangan menolak untuk menerbangkan kargo akibat blokade Amerika Serikat,” tulis Kedubes Kuba.

Twit itu diikuti hahtag #UnblockCuba.

UniversalWeather.Com pertengahan bulan Maret lalu melaporkan, perusahaan pendiri Alibaba, Jack Ma, mendonasikan satu juta masker wajah dan 500 ribu unit test kit untuk Kuba.

Disebutkan dalam laporan itu, bantuan yang dikirimkan Jack Ma itu terbang dari China menuju Amerika Serikat dengan menggunakan sebuah pesawat Boeing 777 pada tanggal 16 Maret. Menurut laporan itu, bantuan dari Jack Ma dikirim dengan pesawat kargo milik FedEx.

Namun sampai kini bantuan tersebut belum juga tiba di Kuba.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Pendemo Atribut Serba Hitam Desak Teror Ketua BEM UGM Diusut

Jumat, 27 Februari 2026 | 20:14

BNI Siapkan Uang Tunai Rp23,97 Triliun Sambut Lebaran 2026

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:39

Polwan Berkalung Serban Putih Kawal Demo Mahasiswa

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:31

KPK: Mobil Operasional Pejabat Bea Cukai jadi Brankas Berjalan Uang Suap

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:18

Muncul Aksi Tandingan BEM UI di Mabes Polri

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:13

Jangan Hanya Kecam Israel, OKI Harus Berani Putuskan Sikap Kolektif

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:09

Angka Prima Palindromik

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:06

Seskab Bantah MBG Kurangi Anggaran Pendidikan

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:05

Pengaturan Ambang Batas Fraksi Lebih Tepat Ketimbang Naikkan PT

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:42

Sentil Tim Ekonomi Prabowo, Pakar: Mereka bukan Negosiator

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:23

Selengkapnya