Berita

Habib Rizieq Shihab/Net

Politik

Agar Eksis, Partai Gelora Bisa Rekrut Habib Rizieq Dan Kelompok PA 212

RABU, 01 APRIL 2020 | 22:13 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Butuh kerja ekstra bagi Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) dalam mengarungi perpolitikan tanah air.

Sebab sejauh ini, tak sedikit partai politik baru yang justru tumbang dalam waktu singkat. Sejauh ini, hanya partai politik baru sempalan Golongan Karya (Golkar) yang bisa survive, bahkan berakhir sukses seperti Gerindra, Nasdem, dan Hanura.

Demikian disampaikan pengamat politik Universitas Jayabaya, Igor Dirgantara merespons pendaftaran Gelora ke Kementerian Hukum dan HAM, Selasa kemarin (31/3). Menurut Igor, partai pimpinan Anis Matta itu tak cukup hanya mengandalkan ketokohan.


"Untuk menjadi partai baru yang tangguh, Partai Gelora mutlak membutuhkan dukungan finansial yang besar, ketokohan internal, dan kader partai yang militan," kata Igor kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (1/4).

Ia menjelaskan, peluang partai Gelora sebagai partai terbuka akan sulit bertahan di kancah perpolitikan Indonesia. Terlebih saat ini segmen pemilih juga semakin kecil. Gelora harus memutar otak agar nasibnya tak sama dengan parpol baru di Pemilu 2019 lalu yang terganjal hasil suara dan tak melewati ambang batas parlemen.

"Tetapi mungkin Gelora bisa eksis jika menjadi partai bagi komunitas dan supporter PA 212, plus tokoh sentralnya masuk, seperti habib Rizieq, Haikal Hassan, dan lain-lain. Voters di Indonesia memang berada di 'tengah', tetapi parpol yang mendapat insentif elektoral dari sini sudah banyak dan sangat kuat. Dalam marketing politik ada istilah it's better to be different than to be better," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya