Berita

Ketum PBNU, Kiai Said Aqil Siradj/Net

Nusantara

Kiai Said Aqil Siradj: Jangan Tolak Pemakaman Jenazah Covid-19

RABU, 01 APRIL 2020 | 18:00 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Di tengah wabah Coronavirus Disease (Covid-19) memunculkan tindakan masyarakat yang di luar empati dna sangat memprihatinkan. Di beberapa tempat seperti Depok, Banyumas,, Lampung dan beberapa lokasi lainnya terjadi penolakan jenazah pasien positif Covid-19.

Merespons penolakan itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj meminta seluruh umat muslim di Indonesia agar menghormati dan memperlakukan jenazah dengan baik dan penuh penghormatan. Terlebih jenazah yang meninggal akibat Covid-19 adalah seorang muslim.

"Siapa pun jenazah yang beragama Islam harus kita perlakukan dengan baik, dimandikan yang bersih dan suci, dikafani dengan syarat-syarat tertentu kemudian dikubur dengan penuh penghormatan, dengan penuh menghargai. Tidak boleh diremehkan atau mendapatkan penghinaan," kata Said Aqil, di Jakarta (1/4).
 

 
Lebih lanjut, Said menjelaskan, pihak rumah sakit pasti sudah menangani setiap jenazah pasien Covid-19 dengan protokol medis yang sudah ditentukan. Kata Pengasuh Pondok Pesantren Atsaqofah ini, masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan secara berlebihan.

"Pihak rumah sakit harus menanganinya dengan betul-betul safety, seperti dibungkus plastik yang sudah betul-betul aman. Kita antar ke kuburan (dan dimakamkan) dengan penuh penghargaan sesuai janazah muslim umumnya," tambah Kiai Said.

Kiai asal Cirebon ini juga mengajak seluruh umat Muslim untuk mendoakan para korban Covid-19 agar meninggal dalam keadaan syahid.

"Saya (Said Aqil Siroj) mengimbau kepada masyarakat, jangan menolak pemakaman jenazah yang meninggal akibat Covid-19," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya