Berita

Renanda Bachtar/Net

Politik

Pemerintah Anggarkan Rp 405,1 Triliun Untuk Atasi Covid-19, Politikus Demokrat: Jangan Sampai Itu Dari Utang

RABU, 01 APRIL 2020 | 15:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Langkah Presiden Joko Widodo yang akan menggelontorkan dana Rp 405,1 triliun untuk menanggulangi wabah Covid-19 diapresiasi politikus Partai Demokrat, Renanda Bachtar. Dia pun meminta agar anggaran tersebut diawasi secara ketat.

“Penganggaran 405,1 triliun yang disiapkan pemerintah untuk menanggulangi Covid-19 beserta dampaknya sudah benar dari sisi kebutuhannya. Tapi perlu kita awasi dari sisi asal sumber dana dan pengalokasiannya. Apakah sudah tepat, proporsional, dan antisipasi kemungkinan kebocorannya,” ujar Renanda lewat keterangannya, Rabu (1/4).

Renanda berharap dana tersebut berasal dari relokasi atau pemangkasan anggaran yang bisa ditunda. Seperti infrastruktur, SAL, SILPA, dan lain sebagainya. Bukan dari utang.


“Jangan sampai pemerintah tidak punya "Sense Of Crisis", berutang. Padahal bisa berhemat dengan memangkas proyek-proyek yang bisa ditunda. Ini krisis, jangan 'business as usual'” tambahnya.

Guna tepat sasaran, kata Renanda, pemerintah harus menghitung secara cermat biaya penanganan kesehatan dan dampak sosial ekonomi dengan alokasi yang tepat. Dan selalu mengutamakan dan mementingkan keselamatan jiwa rakyat.

Dia menegaskan, dana tersebut memberi kesempatan para policy maker terkait pengadaan/persetujuan dana terlibat dalam penyalahgunaan dana.

“Jangan jadi bancakan parpol dan atau atas hasil kerja sama dengan pihak pelaksana/penyedia jasa. Jangan ada siapa pun yang menari-nari di atas penderitaan saudara-saudara sebangsa dan setanah airnya!” tegas Renanda.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya