Berita

Adi Prayitno/Net

Politik

Pengamat: Kalau Imigrasi Tak Punya Data WNA Yang Masuk Jakarta, Lalu Siapa Yang Punya?

RABU, 01 APRIL 2020 | 15:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Fakta mengejutkan disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Pihak Imigrasi disebut Anies tidak memiliki data terkait Warga Negara Asing (WNA) asal China yang mengunjungi Jakarta.

Anies menyampaikan hal tersebut saat menjadi narasumber di Channel Youtube Deddy Corbuzier yang diunggah pada 28 Maret 2020, dengan judul 'Kenapa Cuma Loe Yang Berani Ngomong? Jakarta Sudah Gawat Darurat! Anies Baswedan'.

Menanggapi hal tersebut, pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, mempertanyakan fungsi dan tugas Imigrasi, jika memang hal tersebut benar terjadi.


"Apa betul Imigrasi tak punya data? Lalu ke mana nyari data WNA yang masuk Jakarta? Padahal semua pihak harus kerja sama menanggulangi corona. Itu kuncinya," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (1/4).

Direktur Eksekutif Parameter Politik ini mengatakan, dalam situasi seperti ini seharusnya semua pihak saling membantu memberikan informasi dan data tentang segala hal yang berkaitan dengan upaya melawan virus corona.

"Data itu penting untuk memonitor. Lalu imigrasi punya data apa? Padahal lalu lintas WNA ke Indonesia mestinya terpantau di Imigrasi," tegasnya.

"Kalau Imigrasi tak punya data, lalu siapa yang punya data itu?" tanya Adi Prayitno.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya