Berita

Presiden Joko Widodo

Politik

Soal PSBB, Jokowi: Kepala Daerah Jangan Buat Acara Sendiri Yang Tidak Satu Visi

RABU, 01 APRIL 2020 | 15:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Joko Widodo menegaskan kembali penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh kepala daerah di seluruh wilayah di Indonesia. Katanya, seluruh kepala daerah mesti menjalani kebijakan PSBB sesuai dengan perundang-undangan yang mengatur hal tersebut.

"Kita ini kan bekerja berdasarkan aturan UU yang ada, kita bekerja juga karena amanat konstitusi. Jadi pegangannya itu aja," tegas Jokowi usai melakukan peninjauan di RSD Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (1/4).

Jadi, lanjut mantan Gubernur DKI Jakarta ini, kalau ada kepala daerah yang bekerja tidak sesuai UU 6/2018 mengenai kekarantinanan kesehatan, maka bisa dipastikan ada yang membelot.


"Jangan membuat acara sendiri-sendiri, sehingga tidak ada di dalam satu garis visi yang sama. Karena ini yang paling penting adalah bagaimana kerjasama antara pemerintah pusat sampai pemerintah daerah yang paling bawah," ujar Jokowi.

Ke depannya, Presiden dua periode ini berharap agar koordinasi dan kerjasama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah berjalan dengan baik.

"Dari yang paling atas presiden sampai nanti di kepala desa. Ini penting sekali, karena ini menyangkut mengenai orang yang mudik, yang kemudian di desanya mestinya ada isolasi mandiri, desanya bisa menyelenggarakan itu meskipun hanya satu dua orang," harapnya.

"Tetapi juga di desa mampu menyiapkan jaring pengaman sosial, bantuan sosial bagi mereka, sehingga ini bekerja dari pucuk yang paling atas sampai pucuk yang paling bawah. Pegangannya satu UU,” demikian Joko Widodo.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya