Berita

Menkeu Sri Mulyani/Net

Politik

Lambat Cium Krisis, Sri Mulyani Kibarkan Bendera Putih?

RABU, 01 APRIL 2020 | 15:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani mengumumkan ditengah wabah virus Corona, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan merosot.

Skenario sangat beratnya laju ekonomi tahun ini diprediksi hanya tumbuh minus 0,4 persen. Sementara skenario berat pertumbuhan ekonomi, berkisar di 2,3 persen. Angka yang tetap jauh dari target APBN 2020 yang sebesar 5 persen.

"Pemerintah terlambat mencium krisis. Terlihat dari postur APBN 2020 yang tidak pro counter cyclical," demikian yang disampaikan pengamat ekonomi dari Institute For Development of Economic and Finance (Indef),  Bhima Yudhistira Adhinegara kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (1/4).


Bhima melanjutkan, bahwa Pemerintah seperti abai dan tidak punya sense of crisis. Ketika kondisi sudah buruk baru bertindak dengan mengeluarkan Perppu.

"Coba lihat asumsi makro mulai dari pertumbuhan ekonomi 5.3 persen padahal pertumbuhan kredit sudah turun dari 3 tahun terakhir," jelasnya.

Saat disinggung soal mengenai apakah predikat menteri keuangan terbaik yang disematkan kepada Sri Mulyani masih relevan dengan kondisi hari ini, Bhima enggan berkomentar.

"Kalau mau kibarkan bendera putih harusnya sudah dari tahun 2018," tandas Bhima.

Tidak hanya laju ekonomi yang goyah, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga akan semakin bertekuk lutut. Dalam skenario sangat berat Kementerian Keuangan, rupiah akan berada di angka Rp 20.000 per dolar AS.

Sedang skenario beratnya rupiah di angka Rp 17.500 per dolar AS. Adapun target APBN 2020 adalah sebesar Rp 14.400 per dolar AS.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya