Berita

Analis politik Lingkar Madani Indonesia,Ray Rangkuti/Net

Politik

Penerapan PSBB Harus Utuh, Penuhi Juga Kewajiban Beri Makan Rakyat

RABU, 01 APRIL 2020 | 11:38 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemerintah telah resmi menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Langkah ini pun mendapat kritik dari analis politik Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti karena dianggap lambat.

"Saya pikir ini karena lambat bergerak. Ketika bergerak akhirnya overdosis," ujarnya saat berbincang bersama Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (1/4).


Ray Rangkuti mengurai bahwa over dosis yang dia maksudkan adalah ketidaksesuaian antara operasi kebijakan yang dikeluarkan dengan landasan hukum yang digunakan.

Sebab, PSBB yang diatur di dalam UU 6/2018 tentang Karantina Kesehatan, dan diatur lebih lanjut di Peraturan Pemerintah (PP) 21/2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) adalah sudah tidak tepat dari awal.

"Jadi diambil operasionalnya dari UU karantina, tapi prinsip pemberlakuannya seperti UU Kedaruratan. Seharusnya dia tidak pakai lagi istilah PSBB," kata Ray Rangkuti.

"Maka kalau mau pakai PSBB, pakai dong secara utuh UU karantinanya. Apa itu? Ya karena anda melakukan tindakan itu, ya anda berkewajiban memberi makan rakyat Indonesia," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya