Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump/Net

Dunia

Puncak Corona AS, Trump: Dua Pekan Ini Akan Jadi Sangat Menyakitkan, Ini Masalah Hidup Dan Mati

RABU, 01 APRIL 2020 | 08:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Donald Trump telah memperingatkan rakyatnya bahwa selama dua pekan ke depan akan benar-benar menyakitkan seiring dengan munculnya puncak wabah virus corona baru atau Covid-19 di Amerika Serikat.

Dalam sebuah konferensi pers harian di Gedung Putih pada Selasa (31/3), Trump mengatakan semua orang harus berhati-hati.

Ia juga mendesak agar semua orang mematuhi pedoman social distancing yang telah diperpanjang hingga akhir April.


Karena dengan social distancing, maka angka kematian di AS akan semakin bisa ditekan menjadi 100 ribu hingga 240 ribu orang.

Berbeda dengan tanpa social distancing yang bisa mencapai 2,2 juta orang meninggal dunia.

"Sangat penting bagi rakyat Amerika unutk mengikuti pedoman selama 30 hari ke depan," ujar Trump.

"Terus terang, ini masalah hidup dan mati," lanjutnya seperti yang dimuat Sky News.

"Aku ingin setiap orang Amerika mempersiapkan untuk hari-hari yang sulit. Ini akan menjadi sangat, sangat menyakitkan (selama) dua pekan," imbaunya.

Sebelumnya, Trump juga telah memperkirakan puncak penyebaran virus corona akan muncul pada dua pekan di mana perkiraannya ada 2.214 orang meninggal dunia pada 15 April.

Namun nyatanya, saat ini, jumlah angka kematian di AS sudah melewati 3.800 orang.

Dalam konferensi pers tersebut, Trump juga mengatakan pemerintah telah menyiapkan 10.000 ventilator untuk gelombang penyebaran yang akan terjadi.

"Ini akan menjadi tiga minggu seperti yang belum kita lihat sebelumnya," tambahnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya