Berita

Ford dan GE HEalthcare hasilkan ventilator/Net

Dunia

AS Kekurangan Ventilator, Ford Siap Hasilkan 100.000 Unit

RABU, 01 APRIL 2020 | 08:28 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perusahaan mobil asal Amerika Serikat, Ford akan bekerja sama dengan General Electric (GE) ikut berkontribusi untuk melawan virus corona baru atau Covid-19.

Perusahaan tersebut mengungkapkan akan menghasilkan 50 ribu ventilator medis dalam 100 hari untuk memenuhi kekurangan pasokan medis di AS.

"Ford akan memberikan kemampuan manufakturnya untuk meningkatkan skala produksi dengan cepat, dan GE Healthcare akan memberikan keahlian klinisnya dan memberi lisensi desain ventilator saat ini," demikian bunyi keterangan Ford yang dimuat AA pada Selasa (31/3).


Setelah memproduksi 50 ribu perangkat, mereka juga akan memproduksi 30 ribu ventilator setiap bulannya sesuai dengan kebutuhan.

"Ford mengharapkan untuk memproduksi 1.500 pada akhir April, 12.000 pada akhir Mei, dan 50.000 pada 4 Juli (untuk) membantu pemerintah AS memenuhi tujuannya untuk memproduksi 100.000 ventilator dalam 100 hari," katanya.

Menurut Ford, mereka akan mulai memproduksi ventilator medis pada 20 April di Rawsonville Components Plant di Michigan.

Menurut data dari Johns Hopkins pada Rabu (1/4), jumlah infeksi corona di AS sudah mencapai 188 ribu dengan 3.873 orang meninggal dunia.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya