Berita

Ahmad Baidhowi/Net

Politik

Pelebaran Defisit Anggaran 5 Persen Dalam APBN, PPP: Akan Membuat Ruang Fiskal Jadi Sempit

RABU, 01 APRIL 2020 | 02:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo telah menandatangani Perppu Keuangan Negara. Untuk tahun ini, Jokowi memproyeksikan pelebaran defisit 5,07 persen. Angka tersebut melebar dari sebelumnya sebesar 1,76 persen dari PDB.

Keputusan tersebut diambil seiring kian luasnya penyebaran wabah virus corona atau Covid-19 di Indonesia.

Menyikapi hal tersebut anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PPP Achmad Baidhowi menyampaikan pelebaran defisit anggaran 5 persen dalam APBN 2020 setara dengan Rp 836 triliun dengan asumsi makro yang ada saat ini. Angka ini meningkat dari target awal defisit Rp 307,2 triliun.


“Pelebaran defisit perlu memperhatikan sumber pembiayaan dan beban bunga utang pada tahun anggaran berikutnya. Ini akan membuat ruang fiskal menjadi lebih sempit,” ujar Awiek lewat keterangan tertulisnya, Selasa (31/3).

Selain itu, Awiek menambahkan, kenaikan anggaran kartu prakerja dari Rp. 10 triliun menjadi Rp. 20t riliun mempertimbangkan kesiapan dunia usaha untuk menyerap lulusan pra kerja. Artinya, tidak menjadi tambahan pengangguran baru paska lulus.

“Kemudian dari sisi teknis, pelatihan online cukup baik, tapi fasilitas BLK (balai latihan kerja) di pemda, instruktur juga hrus disiapkan,” paparnya.

Mengenai program jaminan sosial pemerintah, kata Awiek, tidak cukup dengan PKH yang masuk kategori keluarga miskin dan bantuan pangan berupa kartu sembako.

“Ada pekerja informal, buruh lepas harian dan profesi pekerja lainnya yang kehilangan pendapatan perlu diberikan cash transfer atau universal basic income,” paparnya.

Menurutnya, pemerintah harus memiliki pengawasan anggaran agar dapat memperketat stimulus ekonomi akibat corona ini.

“Pengawasan anggaran dan teknis operasional perlu diperketat karena jumlah total stimulus mencapai Rp 405,1 triliun cukup besar setara 16 persen total APBN 2020,” tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya