Berita

Ilustrasi omnibus law/Net

Politik

Omnibus Law Bisa Jadi Solusi Atasi Ekonomi Pasca Pandemik Covid-19

SELASA, 31 MARET 2020 | 21:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tak dipungkiri saat ini kondisi ekonomi Indonesia makin melemah dengan adanya wabah virus corona atau Covid-19. Pemerintah perlu memutar otak dan bekera ekstra agar perekonomian tak benar-benar terpuruk.

Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan merampungkan pembahasan omnibus law RUU Cipta Kerja yang saat ini sudah di meja DPR RI. Sebab omnibus law dinilai akan memberi kemudahan dalam investasi.

"(Omnibus law) akan menjadi solusi bagi kekuatan ekonomi bangsa, di mana salah satu pembahasan mengenai kemudahan di sektor investasi," kata Sekjen Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila, Arif Rahman kepada wartawan, Selasa (31/3).


"Nantinya akan menjadi salah satu faktor yang akan membuat ekonomi Indonesia bergerak. Karena ke depan pasca virus corona, negara membutuhkan investasi untuk  menggenjot pembangunan ekonomi," sambungnya.

Di sisi lain, RUU tersebut juga dinilai memberi keadilan dari sisi ekonomi antara pekerja dengan pengusaha yang saling menguntungkan sehingga pertumbuhan ekonomi menjadi lebih baik.

"Maka omnibus law investasi dan cipta kerja harus dikawal oleh seluruh elemen bangsa agar nantinya tercipta investasi yang baik dan merata, juga dalam rangka membuat tatanan keadilan sosial antara pengusaha dan tenaga kerja," paparnya.

Oleh karenanya, baik eksekutif maupun legislatif sebagai satu kesatuan harus mampu merangkul keinginan pengusaha dan tenaga kerja, sehingga tercipta harmonisasi melalui omnibus law tersebut, termasuk penanganan virus corona yang suka tidak suka turut berdampak pada perekonomian.

"Harus diakui bahwa kita sangat lemah dalam penanganannya. Oleh karena itu wabah corona ini harus menjadi evaluasi yang sangat mendalam bagi pemerintah dan DPR," tandas Staf Khusus Wakil Presiden ini.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

UPDATE

PBB Dorong Implementasi Segera Prinsip Bisnis Berbasis HAM di Indonesia

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:05

Membongkar Praktik Haram MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 02:00

Indonesia Sedang Hadapi Perang Sumber Daya

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:34

Berantas Korupsi di BGN jadi Bukti Prabowo Jalankan Amanat Reformasi 98

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:28

Warga Tuntut Pengurus P3SRS Apartemen Taman Rasuna Diberhentikan

Kamis, 04 Juni 2026 | 01:07

Pemuda Katolik Dukung Kejagung Bersih-bersih BGN

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:40

Ketua SC Muktamar X PPP Ngaku Borong Kamar Lantai 10 untuk Persidangan

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:17

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Dadan Hindayana Cs Terlalu Berani Korupsi!

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:02

Badko HMI Sultra Laporkan Dua Perusahaan Tambang ke Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 23:50

Selengkapnya