Berita

Muhamad Nabil Haroen/Net

Politik

Gus Nabil PDIP Minta Pemerintah Bentuk Satgas Pemuda Covid-19 Hingga Level Desa

SELASA, 31 MARET 2020 | 20:10 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Muhammad Nabil Haroen meminta pemerintah harus segera membentuk satuan tugas (Satgas) yang melibatkan pemuda-pemudi di daerah. Tujuannya mengantisipasi dan mencegah masuknya wabah virus corona baru (Covid-19) di daerah.

“Menggerakkan pemuda-pemuda untuk menjadi Satgas desa, karena selama ini mereka bergerak masing-masing. Dengan melibatkan pemuda misalnya bersama dengan Kemenpora dan instansi terkait yang bisa diisi oleh pemuda daerah bisa melakukan pengamanan perbatasan, melakuakn oencatatan yang pulang mudik,” ujar Gus Nabil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (31/3).

Menurutnya, para pemuda yang dijadikan Satgas desa tersebut bisa ikut membantu memantau, memastikan dan menjaga desanya. Selain itu, mereka juga bisa membantu memantau ketahanan desa dan mengalokasikan makanan bagi warga yang membutuhkan.


“Di sisi lain, mereka juga bisa mengumpulkan orang-orang kaya untuk dapat mendonasikan rejekinya. Untuk menberikan makanan bagi orang-orang yang tidak mampu, dan benar-benar menbutuhkan,” bebernya.

Ketua Umum PP Pagar Nusa NU ini juga meminta pemerintah memastikan ketersediaan logistik di desa-desa terutama alat kesehatan dan fasilitas kesehatan dengan menggandeng beberapa perusahaan untuk dapat mendistribuskan kepada tenaga medis.

“Itu harus dilakukan, jika nanti akan dilakuakn karantina wilayah atau pembatasan sosial berskala besar. Karena tim medis dan para medis inikan garda terdepan mereka harusnya bisa menjaga daya tahan mereka di tengah wabah ini,” tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya