Berita

Ketua II Gugus Pemprov DKI Jakarta, Catur Laswanto/RMOL

Kesehatan

Update Covid-19 DKI Jakarta: 81 Tenaga Medis Dinyatakan Positif

SELASA, 31 MARET 2020 | 18:11 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jumlah pasien yang dinyatakan positif terjangkit virus corona (Covid-19) terus bertambah, termasuk tenaga medis yang terpapar Covid-19.

"Tenaga medis positif Covid-19 berjumlah 81 orang yang tersebar di 30 rumah sakit," kata Ketua II Gugus Pemprov DKI Jakarta, Catur Laswanto di Balaikota Jakarta, Selasa sore (31/3).

Secara keseluruhan, jumlah positif corona di DKI Jakarta hingga hari ini tercatat sebanyak 741 orang. Sebanyak 451 masih dalam perawatan, sedangkan yang menjalani isolasi mandiri 157 orang.


"Dari 741 orang tersebut, 49 pasien telah dinyatakan sembuh, 84 orang meninggal, sedangkan yang masih menunggu hasil tes berjumlah 640 orang," jelasnya.

Adapun untuk orang dalam pemantauan (ODP) sampai hari ini tercatat 2.302. Kemudian 499 orang masih dalam pemantauan dan 183 orang sudah selesai dipantau.

Sementara itu untuk pasien dalam pengawasan (PDP) pada posisi sekarang berjumlah 1.086 orang. Dengan rincian, 747 masih dirawat dan 339 sudah pulang atau selesai menjalani perawatan.

Selain itu, Catur juga menjelaskan Pemprov DKI Jakarta sudah melaksanakan rapid test di lima wilayah kota dan satu kabupaten administrasi Kepulauan Seribu. Jumlah tes yang sudah dilakukan 17.534 orang dan dari jumlah itu, 282 dinyatakan positif.

"Sebagaimana protokol kesehatan yang berlaku terhadap 282 orang yang dinyatakan positif akan ditindaklanjuti dengan test swab PCR sehingga dengan demikian hasilnya sesuai dengan yang diatur dalam protokol kesehatan," pungkas Catur.

Sementara itu secara nasional, kasus positif Covid-19 bertambah 114 kasus sehingga total keseluruhan hingga hari ini berjumlah 1.528 kasus dan untuk kasus meninggal per hari ini bertambah 14 orang. Dengan demikian, total kasus meninggal berjumlah 136 orang.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya