Berita

Petugas menyemprotkan disinfektan/Net

Dunia

Kasus Baru Masih Banyak, Italia Rencanakan Perpanjang Lockdown Hingga Paskah

SELASA, 31 MARET 2020 | 08:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Italia akan memperpanjang lockdown nasional, setidaknya hingga Paskah pada April.

Dikatakan oleh Menteri Kesehatan Roberto Speranza pada Senin (30/3), saat ini jumlah infeksi baru menurun dan pemerintah akan mempertahankan perkembangan tersebut.

"Evaluasi itu untuk memperpanjang semua tindakan pembatasan setidaknya sampai Paskah. Pemerintah akan bergerak ke arah ini," ujarnya seperti yang dikutip dari CNA.


Meski tidak memberikan tanggal akhir untuk kuncian tersebut, namun Speranza mengatakan pemerintah akan membuat undang-undang baru.

Untuk diketahui, Minggu Paskah sendiri jatuh pada 12 April. Italia yang didominasi oleh Katolik Roma merayakan Paskah dengan meriah.

Hingga saat ini, Italia telah merasakan lockdown selama tiga pekan. Di mana sebagian besar toko tutup dan warga dilarang untuk keluar dari rumah.

Data dari Johns Hopkins pada Selasa (31/3) menunjukkan, Italia memiliki jumlah infeksi sebanyak 101.739 kasus atau terbanyak kedua setelah Amerika Serikat.

Sementara itu, angka kematian di Italia adalah yang tertinggi di dunia, yaitu 11.591 orang meninggal dunia akibat virus corona baru atau Covid-19.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya