Berita

Pimpinan Partai Keadilan Sejahtera/Istimewa

Politik

Enam Sikap Fraksi PKS Dalam Menghadapi Covid-19

SENIN, 30 MARET 2020 | 22:52 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pandemik virus corona atau Covid-19 menjadi permasalahan yang harus segera diselesaikan oleh seluruh elemen, baik pemerintah sebagai pemangku kebijakan maupun legislatif sebagai penyambung lidah rakyat.

Tak dipungkiri, Covid-19 telah berdampak kepada berbagai sektor, mulai dari kesehatan hingga sisi ekonomi. Hal inilah yang menjadi keprihatinan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Atas nama pimpinan dan anggota Fraksi PKS DPR, kami sampaikan keprihatinan mendalam kepada seluruh rakyat Indonesia atas wabah Covid-19 serta dampak bawaannya secara ekonomi. Duka cita mendalam untuk pasien yang meninggal termasuk di dalamnya dokter/paramedis dan juga anggota DPR," kata Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, Senin (30/3).


Tak lupa, ia juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada para petugas medis sebagai pahlawan melawan Covid-19. Baginya, saat ini optimisme penting ditanamkan seluruh masyarakat bahwa wabah dari Wuhan, China tersebut bisa teratasi.

Fraksi PKS DPR pun telah menyampaikan enam sikap dalam menghadapi Covid-19.

Pertama, mendukung penuh presiden dan pemerintah mengambil langkah-langlah riil dan konkret dalam mengatasi wabah corona dengan seluruh daya, upaya, biaya, dan berbagai macam skenario kebijakan dengan memprioritaskan keselamatan warga.

Kedua, mendukung pengalihan anggaran yang tidak atau kurang mendesak di berbagai kementerian dan lembaga seperti anggaran UN di Diknas dan lain sebagainya untuk mengatasi wabah corona.

Ketiga, mendesak pemerintah menjamin ketercukupan APD untuk pahlawan medis serta masker dan fasilitas perlindungan lainnya untuk warga agar tak berujung was-was dan kekhawatiran.

Keempat, mendesak Kemenkes RI profesional dalam pelayanan medis dan penanganan pasien Covid-19. Menjamin ketercukupan dan kelengkapan fasilitas kesehatan, menyusun SOP prosedur teknis yang lebih jelas dalam menangani masyarakat yang terindikasi dan terkena virus untuk memberi rasa tenang dan menunjukkan negara hadir.

Kelima, mendesak pemerintah menyiapkan dan mendistribusi dengan tepat Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi warga yang bekerja atau berpenghasilan harian (para pekerja informal) dan harus istirahat di rumah.

Keenam, Fraksi PKS mengajak seluruh pejabat publik baik anggota legislatif maupun eksekutif, serta pejabat lembaga negara lainnya menunjukkan empati kepada rakyat dalam menghadapi wabah corona ini dengan gerakan kolektif membantu rakyat. Seperti halnya pemotongan gaji pejabat yang sudah dilakukan Fraksi PKS.

"Dengan kebersamaan dan solidaritas seluruh bangsa, insya Allah kita bisa menghadapi dan mengatasi Covid-19. Tentu saja kita butuh pemimpin dan pemerintah yang terus memberikan optimisme dengan kebijakan riil dan konkret dalam menanggulangi wabah ini," pungkas Jazuli.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya