Berita

Aparat polisi sedang kontak senjata dengan KKB/Ist

Presisi

KKB Serang Kantor Freeport, Satu WNA Asal Selandia Baru Meninggal Dunia

SENIN, 30 MARET 2020 | 16:40 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Seperti teroris yang membunuh orang tak berdosa layak disematkan kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Seperti hari ini, Senin (30/3) mereka melakukan aksi penyerangan ke kantor PT Freeport Indonesia di Kuala Kencana, Mimika, Papua dengan melakukan tembakan. Akibatnya satu orang pekerja meninggal dunia karena tertembak dan dua lainya terluka.

Dari ketiga korban itu satu orang dipastikan tewas, satu korban yang meninggal dunia akibat serangan KKB merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Selandia Baru berinisial GTW (57), meninggal dunia akibat terkena tembakan pada dada kiri tembus bagian belakang.


"Jadi ada tiga korban, satu meninggal, dua luka-luka, satu yang meninggal besok akan di kirim ke New Zeland," Kata Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era AdhinataEra kepada wartawan Senin (30/3).

Sementara itu, Era menambahkan, untuk korban luka yakni JB (50) asal Bugis, Makassar yang terluka perut bagian kanan dan paha bagian kanannya serta US (52) terluka lantaran timah panas menyasar bagian siku kanan dan punggung belakang masih dirawat di Klinik Kuala Kencana, Timika Papua.

“Saat ini kami tengah melakukan pengejaran terhadap para pelaku,” pungkas Era.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, sekitar 14.15 WIT Satgas operasi Nemangkawi mendapat laporan penyerangan. Usai mendapat laporan, Satgas Nemangkawi bersama Satgas Amole dan Polres Mimika mendatangi TKP.

Diduga, arah tembakan berasal dari sisi sebelah kanan Gereja Kuala Kencana. Kemudian, anggota Gegana Den B Pelopor melakukan pengejaran kedalam hutan yang berada di Kuala Kencana, dimana menurut informasi saksi yang melihat, sebanyak delapan orang keluar ke jalan, tiga diantaranya membawa senjata laras panjang.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya