Berita

Menteri BUMN, Erick Thohir/Net

Politik

Masuk Survei Menteri Terbaik, Pengamat: Erick Thohir Punya Gebrakan Dan Tak Berorientasi Kekayaan

SENIN, 30 MARET 2020 | 15:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Baru-baru ini Charta Politika merilis hasil survei terkait kinerja menteri Kabinet Indonesia Maju. Hasilnya, nama Erick Thohir, Prabowo Subianto, Srui Mulyani, Nadiem Makarim, dan Mahfud MD masuk lima besar yang dinilai publik memiliki kinerja terbaik.

Menurut pandangan pengamat politik Undip, Teguh Yuwono, pembantu Jokowi tersebut merupakan menteri yang punya gebrakan dan berani mengambil keputusan.

"Publik selalu menunggu menteri menteri yang berani mengambil keputusan. Menteri-menteri yang berani mengambil risiko kebijakan yang tentu berorientasi kepada upaya menjaga kredibilitas, menjaga kekayaan negara, menjaga keamanan negara," kata Teguh saat dihubungi wartawan, Senin (30/3).


Ia menilai, nama-nama yang muncul di sejumlah lembaga survei sudah dirasakan kinerjanya oleh publik. Sehingga wajar nama Prabowo dan Erick serta beberapa nama lain memiliki persepsi yang sangat baik. Selain apa yang mereka kerjakan diketahui publik, keputusan yang diambil menteri pun dirasakan dampaknya.

"Jadi tentu bisa dipahami jika nama (menteri) yang muncul kemudian menteri yang bikin gebrakan," sambung Teguh.

Seperti Menteri BUMN, Erick Thohir yang dipandang tidak punya banyak kepentingan sehingga keputusannya lebih berdasarkan profesionalisme. Pun demikian sosok Mendikbud Nadiem Makarim.

Secara umum, Teguh menilai menteri-menteri yang diapresiasi publik umumnya adalah sosok yang punya visi dan terobosan di sektor yang dipimpinnya.

"Kemunculan Erick Thohir bida dilihat bahwa publik mengapresiasi orang-orang yang tak lagi berorientasi pada kekayaan pribadi atau kepentingan pribadi," sambungnya.

Sebab secara finansial, kapasitas Erick sudah mumpuni. Oleh karenanya, lanjut Teguh, posisi menteri yang dikejar kini adalah aktuasliasi diri.

"Erick Thohir kan secara kekayaan termasuk menteri yang sudah sangat mumpuni, dia tak butuh apa-apa lagi. Dia hanya butuh aktualisasi diri. Jadi saya kira karena background ekonominya begitu kuat, menjadi leluasa dan menjadi mudah untuk melakukan gebrakan-gebrakan," tandasnya.

Sebelumnya, Charta Politika mengeluarkan hasil yang menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat pada pemerintah. Hasilnya menunjukkan tingkat kepuasan pada pemerintah berada di kisaran 70,7 persen.

Menhan Prabowo Subianto menjadi menteri dengan tingkat kepuasan masyarakat sebesar 16,8%; Menteri BUMN, Erick Thohir 14,3%; Menkopolhukam, Mahfud MD 9,6%; Mendikbud, Nadiem Makarim 7,1%; Menkeu, Sri Mulyani 5,3%; Menteri Luar Negeri, Retno Lestari Marsudi 2,3%. Disusul Tito Karnavian 1,6%; Syahrul Yasin Limpo 1,4%; Basuki Hadimuljono 1,3%, dan Luhut Binsar Panjaitan 0,9 %.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya