Berita

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Argo Yuwono/RMOL

Presisi

Densus Temukan Bahan Baku Bom Siap Pakai Saat Tangkap Terduga Teroris Di Batang Jawa Tengah

SENIN, 30 MARET 2020 | 15:14 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Di saat wabah Coronavirus disease Covid-19 merebak di Indonesia, tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri tetap melakukan operasi penangkapan terhadap terduga teroris.

Sebanyak lima orang terduga teroris berhasil ditangkap tim berlogo burung hantu tersebut di Batang Jawa Tengah pada Rabu (24/3). Satu terpaksa dilakukan tindakan terukur alias ditembak mati.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono menyampaikan, dari operasi penangkapan itu, tim Densus menemukan beberapa barang bukti yang menguatkan kelimanya merupakan pelaku teror.


“Dari penangkapan itu kita mendapatkan barang bukti senjata, casing untuk membuat bom rakitan dan bahan racikan. Kita juga dapatkab yang sudah diracik, adonan yang sudah diracik (menjadi bahan baku bom) itu kita mendapatkan juga, dan switching,” kata Argo kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (30/3).

Argo menambahkan, selain membuat bahan baku bom siap pakai, pelaku juga telah melakukan uji coba. Namun Argo tak menyampaikan rinci uji coba bom yang dilakukan oleh kelima terduga teroris tersebut.

“Yang bersangkutan sudah pernah melakukan uji coba, tidak bisa kami sampaikan di mana. Yang terpenting bahwa yang bersangkutan memang akan melakukan suatu kegiatan (teror). Dan sebelum melakukan sudah kita amankan oleh Densus 88,” pungkas Argo.

Adapun kelima terduga teroris yang diamankan itu merupkan warga di Kecamatan Subah, Batang, Jawa Tengah berinisial MW, NF, NS dan MT dan satu orang pelaku tewas yang belum diketahui inisialnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya