Berita

Muhyiddin Yassin/Net

Politik

Jokowi Mulai Dibandingkan Dengan Keberanian PM Malaysia Yang Belum Genap Sebulan Menjabat

SENIN, 30 MARET 2020 | 14:18 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin memang belum genap sebulan memimpin negeri jiran. Tapi keberaniannya meluncurkan paket stimulus ekonomi untuk menanggulangi wabah virus corona patut diacungi jempol.

Paket stimulus hingga Rp 928 triliun digelontorkan oleh Muhyiddin yang posisi politiknya masih berada dalam ancaman Mahathir Mohamad dan Anwar Ibrahim

“Salut lihat kebijakan Muhyiddin Yassin. Padahal jadi PM baru 25 hari dan secara politik dia masih lemah,” tutur politisi Partai Demokrat Jansen Sitindaon dalam akun Twitter pribadinya, Senin (30/3).


Dia lantas membandingkan dengan di Indonesia. Di mana Presiden Joko Widodo sudah menjabat 6 tahun dan kuat secara politik. Tercatat 80 persen suara di parlemen berhasil dikuasai.

“Kita di sini uang katanya ada tapi kebijakan stimulusnya tak jelas!” tegasnya.

Totalnya, ada 250 miliar ringgit atau setara dengan Rp 928 triliun (Rp 3.713/ringgit) yang dialokasikan untuk beberapa sektor. Di mana 128 miliar ringgit digunakan untuk melindungi kesejahteraan rakyat, 100 miliar ringgit digunakan untuk mendukung bisnis seperti usaha kecil dan menengah.

Dalam stimulus ini, ada juga tunjungan untuk mereka yang berpenghasilan rendah atau di bawah 4 ribu ringgit sebulan. Mereka akan mendapat bantuan sebesar 1.600 ringgit atau setara dengan Rp 5,9 juta.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya