Berita

Vietnam/Net

Dunia

Demi Tekan Kasus Di Bawah 1.000, PM Vietnam Minta Hanoi Dan Ho Chi Minh City Persiapkan Lockdown

SENIN, 30 MARET 2020 | 14:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Vietnam, Nguyen Xuan Phuc meminta kota-kota besar untuk mempersiapkan diri guna melakukan lockdown.

"Hanoi dan Ho Chi Minh City harus meninjau dan memperbarui rencana untuk memerangi virus. Harus siap untuk skenario penguncian kota," ujar Phuc pada Senin (30/3).

"Vietnam telah memasuki periode puncah pandemik, kota-kota besar harus mempercepat dan memanfaatkan setiap jam dan menit untuk melakukan langkah-langkah yang ditentukan," imbuhnya seperti dimuat Reuters.


Pemerintah Vietnam sendiri sudah melakukan beberapa upaya untuk menghentikan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Mulai dari penghentian penerbangan masuk dari luar negeri, memotong jadwal penerbangan domestik, hingga menghentikan pertemuan publik dan menutup layanan tidak penting sampai 15 April.

Pemerintah juga telah meluncurkan program karantina massal dan pelacakan kontak secara agresif sejak munculnya infeksi yang dibawa dari seorang warga Vietnam yang baru pulang dari negara lain.

Data dari Johns Hopkins menunjukkan, Vietnam sampai saat ini memiliki 194 kasus dengan nol kematian. Pemerintah berharap bisa menekan terus angka infeksi di bawah 1.000 orang.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya