Berita

Kekacauan di India pasca lockdown/Net

Dunia

Perdana Menteri India Minta Maaf Atas Kekacauan Pasca Lockdown

SENIN, 30 MARET 2020 | 02:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Perdana Menteri India, Narendra Modi akhirnya meminta maaf kepada warga India atas kebijakan lockdown di tengah wabah virus corona atau Covid-19.

Narendra Modi memutuskan lockdown seluruh India untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Akibatnya, kerusuhan terjadi. Hal ini disebabkan banyak pekerja mugran dan pekerja harian yang kehilangan pekerjaan hingga hidup tanpa penghasilan untuk membeli makanan.


"Saya pertama-tama ingin meminta maaf kepada semua warga negara saya," kata Modi dalam pidato sebagai dikutip Reuters.

Untuk meredakan kerusuhan, Modi mengambil kebijakan untuk memberikan stimulus ekonomi kepada warga India dengan anggaran 22,6 miliar dolar Amerika Serikat.

Dia pun memahami bahwa jabatan perdana menteri akan dikecam dengan mengambil kebijakan lockdown.

Tetapi, dia meyakinkan bahwa India tidak punya pilihan lain untuk mencegah penyebaran Covid-19 semakin meluas.

"Langkah-langkah yang diambil sejauh ini akan memberi India kemenangan atas korona," tegas Modi.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya