Berita

Natalius Pigai/Net

Politik

Natalius Pigai: Tes Corona Indonesia Paling Kecil Di ASEAN, Wajar Dunia Meragukan Pemerintah

MINGGU, 29 MARET 2020 | 21:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kritikan tajam disampaikan aktivis kemanusiaan, Natalius Pigai mengenai penanganan virus corona atau Covid-19 yang ditangani pemerintah Indonesia.

Menurut mantan Komisioner Komnas HAM ini, jumlah orang yang diperiksa terlalu sedikit dibandingkan dengan total keseluruhan warga Indonesia yang mencapai 260-an juta jiwa.

"Perbandingan test corona se-ASEAN, Indonesia paling kecil yakni 4.489 orang dari 264 juta jiwa. Wajar jika internasional ragukan angka pemerintah dan menyatakan Indonesia lebih dari ratusan ribu," kata Natalius Pigai di akun Twitternya, Minggu (29/3).


Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan beberapa negara lain di Asia. Dalam tangkapan layar mengenai data tes corona, Indonesia menempati posisi kelima di bawah Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Brunei Darussalam.

"Pak Jokowi dan pejabatnya tidak kerja maksimal. Krisis kepemimpinan nasional," tandasnya.

Terhitung Minggu (29/3), jumlah pasien positif corona di Indonesia menyentuh 1285 orang, pasien meninggal 114 orang, serta yang dinyatakan sembuh 64 orang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya