Berita

Politisi Gerindra, Sandiaga Uno/Net

Politik

Jadi Kandidat Capres Terkuat, Sandiaga Uno Dipercaya Mampu Ciptakan Lapangan Kerja

MINGGU, 29 MARET 2020 | 17:05 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno berpotensi menjadi sosok kuat pada pertarungan pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Berdasarkan survei yang dilakukan Charta Politika, mayoritas responden percaya bahwa Sandi Uno bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan menyejahterakan rakyat apabila terpilih sebagai presiden pada 2024 nanti.

“Sandiaga Uno menempati posisi teratas tokoh yang dipercaya masyarakat dapat membuka lapangan pekerjaan yang dapat membantu kehidupan Rakyat Indonesia. Mantan Wagub DKI Jakarta ini dipercaya oleh 23,2% rakyat,” kata Direktur Riset Charta Politika, Muslimin dalam keterangan tertulisnya, Minggu (29/3).


Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dari tokoh lain, seperti Prabowo Subianto yang hanya memperoleh 11,8%, Anies Baswedan 11,4%, Ridwan Kamil 10,3%, Ganjar Pranowo 9,2%, Tri Rismaharini 5,3%, Agus Harimurti Yudhoyono 3,2%, dan Puan Maharani 0,8%.

Selain sebagai sosok yang dapat membuka lapangan pekerjaan, Sandiaga Uno juga unggul dalam simulasi elektabilitas tiga nama, sosok yang dapat mengendalikan harga bahan pokok, serta sosok yang paling mewakili generasi muda.

Di sisi lain, berdasarkan elektabilitas tokoh, lima urutan teratas ditempati Prabowo Subianto dengan 19,3%, Anies Baswedan 15,3%, Ganjar Pranowo 10,8%, Sandiaga Uno 7,3%, dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 6,8%.

Survei Charta Politika dilakukan pada 20�"27 Februari 2020 di seluruh Provinsi di Indonesia. Metode yang digunakan adalah wawancara tatap muka (face to face interview). Metode sampling yaitu multistage random sampling dengan margin of error 2,83 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya