Berita

Presiden Iran Hassan Rouhani/Net

Dunia

Dalam Belenggu Sanksi AS, Iran Alokasikan Rp 100 Triliun Untuk Penanganan Wabah Corona

MINGGU, 29 MARET 2020 | 10:10 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Iran mengalokasikan 20 persen dari anggaran tahunannya untuk menanggulangi wabah virus corona atau Covid-19.

Diumumkan oleh Presiden Hassan Rouhani pada Sabtu (28/3) dalam sebuah wawancara yang disiarkan di televisi.

"Kami berada dalam kondisi yang sulit, dalam kondisi sanksi. Tetapi kami telah mengalokasikan 20 persen dari anggaran kami tahun ini untuk corona. Ini mungkin mengejutkan bagi dunia untuk negara yang berada di bawah sanksi," ujar Rouhani seperti dimuat Reuters.


Dengan sanksi yang diberlakukan oleh Amerika Serikat, Iran harus menghadapi pukulan dengan jatuhnya harga minyak dan pandemik corona.

Meski begitu, Rouhani meyakinkan publik bahwa sistem kesehatan Iran mampu untuk mengatasi wabah.

Asuransi kesehatan negara juga akan menanggung 90 persen dari biaya perawatan pasien corona atau Covid-19.

Dengan anggaran 20 persen, maka jumlah dana yang dialokasikan Iran untuk penanganan wabah sekitar 6,3 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 100 triliun (Rp 16.019/dolar AS).

Pada Kamis (26/3), Rouhani juga mengatakan, saat ini pemerintah sedang mencari izin untuk mengambil 1 miliar dolar AS dari dana kekayaan negara.

Saat ini, data dari Johns Hopkins menunjukkan, Iran memiliki jumlah kasus infeksi corona sebanyak 35.408 orang atau tertinggi ke-7 di dunia.

Sementara jumlah angka kematian di Iran saat ini mencapai 2.517 orang meninggal dunia atau ke-4 tertinggi di dunia.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya