Berita

Iwan Sumule/Net

Politik

ProDEM: Banyak Daerah Lakukan Lockdown, Tanda Tidak Ada Lagi Kepemimpinan Nasional

MINGGU, 29 MARET 2020 | 07:44 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Banyak daerah mulai melakukan lockdown atau karantina lokal. Bahkan ada juga desa yang mengkarantina dari warga luar. Semua itu dilakukan karena mereka peduli atas sebaran virus corona baru atau Covid-19, sekalipun itu bertentangan dengan imbauan pusat.

“Daerah semakin banyak lakukan karantina wilayah dan tak hiraukan pusat,” ujar Ketua Majelis Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule kepada redaksi sesaat lalu, Minggu (29/3).

Menurutnya, sikap itu telah menjadi tanda bahwa daerah lebih peduli pada rakyatnya. Bisa juga berarti pemerintah pusat kurang mengayomi kekhawatiran yang dirasakan rakyatnya selama ini.


“Tanda tak ada lagi kepemimpinan nasional,” tutur ketua DPP Partai Gerindra itu.

Hal ini akan menjadi catatan publik yang abadi. Terlebih, selama ini banyak perppu yang terbitkan pemerintah padahal bertujuan untuk “membunuh” demokrasi. Perppu tersebut tetap diterbitkan sekalipun mendapat tentangan dari rakyat, seperti Perppu Ormas yang membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), di mana perppu diterbitkan tanpa urgensi.

Sementara di satu sisi, pemerintah tidak kunjung menerbitkan perppu yang dibutuhkan rakyat. Misalnya, Perppu Darurat Corona, di mana sebaran virus mematikan asal China itu sudah kian mengkhawatirkan.

“Perppu yang “bunuh“ demokrasi diterbitkan. Perppu untuk selamatkan hidup rakyat tak mau diterbitkan. Tapi bangun ibukota baru jalan trus, tak peduli rakyat lagi susah,” sindirnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya