Berita

Ilustrasi

Rumah Kaca

Sajak Noorca Massardi: Ketika Corona

SABTU, 28 MARET 2020 | 22:47 WIB

Ketika datang ke negeri China
Corona bukan nama bawa pesona
Ia menabur bala melepas bencana
Tak terduga atau mungkin direncana

Ketika wabah melanda Wuhan

Ketika wabah melanda Wuhan
Lalu ke tetangga yang tak berjauhan
Ada yang menuduh Tentara Tuhan
Mengadzab negara tidak bertuhan

Ketika berular atau berkelelawar
Virus menyebar tak bisa ditawar
Sulit sungguh mencari penawar
Korban terkapar dan menggelepar

Ketika wabah makin mengganas
Batuk dan bersin tubuh memanas
Paru-paru dihajar tewas mengenas
Negara pun bertindak trengginas

Ketika virus menyebar di muka bumi
Derita menerkam anak istri suami
Badan dunia menetapkan pandemi
Maka covid-19 menjadi nama resmi

Ketika ditutup kota dan negara
Rumah kantor dikarantina sementara
Jaga jarak dan cuci tangan segera
Memutus rantai tular kembara

Ketika corona bukan sekadar nama
Ia memburu nyawa opa dan oma
Sebagai sasaran yang paling utama
Dianggap hama hidup terlalu lama

Ketika negara tak cukup anggaran
Menanggung beban kesejahteraan
Membayar layanan dan pengobatan
Para tua renta harus dimusnahkan

Ketika manusia ingin menjadi Tuhan
Pakar fabrikan vaksin obat-obatan
Demi anggaran tujuan masa depan
Mereka putuskan siapa disingkirkan

Ketika ketakutan jadi pembantaian
Demi kerakusan dan niat penjajahan
Maka terbuka kedok dan komplotan
Serta kejahatannya yang dihalalkan

Ketika corona bukan sekadar nama
Dunia menyatu dan merasa sama
Duka derita pun ditanggung bersama
Ikhtiar dan berdoa dalam Satu Asma

Ketika corona akhirnya binasa
Hidup tak boleh seperti biasa
Bumi harus selalu diberi jeda
Nikmati senyap dan menjadi muda
Untuk segala usia kita berada
Untuk segala bangsa Tuhan pun Ada

220320

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya