Berita

Foto: Repro

Nusantara

Secara De Facto Banyak Daerah Lockdown, Menko Mahfud MD Diminta Jangan Rapat Terlalu Lama, Roy Suryo Singgung Kehadiran TKA China

SABTU, 28 MARET 2020 | 22:10 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Pemerintah Pusat melalui Menko Polhukam M. Mahmud MD diingatkan untuk tidak berlama-lama memutuskan lockdown atau karantina demi menghentikan penyebaran virus corona dari Wuhan, China.

Dalam keterangan di Kantor Menko Polhukam di Jakarta, hari Jumat kemarin (27/3), Mahfud MD mengatakan pemerintah sedang merancang Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempersiapkan karantina per wilayah.

Di dalam PP itu nanti akan diatur kapan suatu wilayah dapat melaksanakan pembatasan gerakan yang secara umum disebut lockdown.


Sementara dalam pesan yang disampaikannya kepada Menko Mahfud MD via Twitter malam ini (Sabtu, 28/3), pakar telematika Roy Suryo mengunggah empat foto yang memperlihatkan warga di Jogjakarta secara mandiri menutup akses ke wilayah pemukiman.

Secara de facto, lockdown yang dilakukan masyarakat telah terjadi.

“Prof. @mohmahfudmd jangan terlalu lama ropat-rapat-nya. Ini de Facto di @YogyakartaCity
sudah terjadi LockDown di tiap Wilayah,” tulisnya.

“Tapi percuma saja kalau Presiden @jokowi
tidak memberlakukan secara nasional, apalagi TKA-TKA China masih masuk terus & sudah rahasia umum ada backingnya,” sambung Roy Suryo.

Salah satu foto yang diunggah memperlihatkan warga memasang poster besar dengan tulisan “Kami LockDown karena kami peduli dengan nyawa kalian.”


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya