Berita

AirAsia Indonesia/Net

Nusantara

Mulai 1 April, AirAsia Indonesia Hentikan Seluruh Penerbangan

SABTU, 28 MARET 2020 | 13:32 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

AirAsia Indonesia memutuskan untuk menghentikan sementara seluruh layanan penerbangan per 1 April 2020.

Keputusan itu diambil lantaran mempertimbangkan resiko wabah virus corona (Civid-19) di Tanah Air dan untuk mendukung upaya pemerintah dalam mengatasi penyebarannya.

Seluruh penerbangan rute domestik akan dihentikan sementara hingga 21 April 2020. Sementara, rute internasional dihentikan hingga 17 Mei 2020.


"Indonesia akan terus memantau perkembangan situasi dan akan melakukan langkah antisipasi yang diperlukan untuk memulai kembali layanan penerbangan nantinya saat situasi mulai membaik," demikian rilis yang diterima redaksi, Sabtu (28/3).

Untuk para penumpang yang terlanjur telah membeli tiket, akan menerima pemberitahuan melalui email dan SMS yang terdaftar saat pembelian tiket.

AirAsia menawarkan fleksibilitas pilihan termasuk kesempatan untuk 'ubah jadwal' tanpa batas dan tanpa biaya tambahan, atau 'akun kredit' berupa saldo senilai pembelian yang dapat digunakan untuk pembelian tiket berikutnya selama 365 hari.

"Untuk informasi lebih lanjut terkait layanan kompensasi yang ditawarkan, silakan kunjungi support.airasia.com," tulis rilis itu.

Namun, untuk pemesanan yang dilakukan melalui layanan group booking, agen perjalanan atau pihak ketiga lainnya, penumpang Air Asia Indonesia diminta menghubungi agen masing-masing untuk bantuan lebih lanjut.

AirAsia Indonesia juga menawarkan layanan penerbangan khusus dalam upaya repatriasi Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing. Maskapai itu juga bersedia melayani pengiriman barang bantuan ke lokasi-lokasi yang terdampak oleh situasi pembatasan perjalanan.

"AirAsia Indonesia memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," demikian rilis tersebut.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya